Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Revitalisasi Tambak di Kawasan Pesisir Subang Bernilai Rp1,4 Triliun Dimulai

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Revitalisasi Tambak di Kawasan Pesisir Subang Bernilai Rp1,4 Triliun Dimulai
MONITORING: Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang saat melakukan monitoring lahan program revitalisasi tambak di kawasan pesisir. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

Luas Lahan 1.400 Hektare di Pesisir Subang, Libatkan 512 Penggarap

PASUNDANEKSPRES.ID - Program revitalisasi tambak di kawasan pesisir Subang dengan nilai proyek Rp1,4 triliun mulai berjalan. Saat ini pengerjaan proyek strategis tersebut baru sampai pada proses pematokan atau penandaan lahan dengan total luas mencapai sekitar 1.400 hektare.

Kepala Bidang Air Payau Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Subang Usain Saefudin menjelaskan, kegiatan pematokan ini menjadi langkah awal penting sebelum masuk ke tahapan pembangunan fisik. Proses tersebut dilakukan di lima desa yang tersebar di tiga kecamatan pesisir.

“Untuk saat ini, progresnya masih di tahap pematokan lahan. Ini penting untuk memastikan batas wilayah dan luasan area yang akan direvitalisasi,” ucapnya saat dihubungi wartawan Pasundan Ekspres Rabu (6/5/2026).

Adapun lima desa yang masuk dalam program tersebut meliputi Desa Jayamukti dengan 145 penggarap dan luas lahan 352,21 hektare, Desa Muara dengan 40 penggarap dan luas 100,10 hektare, Desa Tanjungtiga dengan 38 penggarap dan luas 119,77 hektare, Desa Pangarengan dengan 231 penggarap dan luas 728,07 hektare, serta Desa Patimban dengan 58 penggarap dan luas 161,26 hektare. Sehingga total ada 512 penggarap.

Jika ditotal, ratusan penggarap tambak akan terlibat langsung dalam program revitalisasi ini. Pemerintah menargetkan program tersebut mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan tambak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

Anggaran Revitalisasi Tambak Sangat Besar

Dari sisi anggaran, program revitalisasi tambak ini tergolong besar dengan total biaya mencapai sekitar Rp1,4 triliun. Anggaran tersebut mencakup berbagai komponen, mulai dari biaya pengerjaan, penataan lahan, hingga bantuan atau kerohiman bagi para penggarap tambak yang terdampak.

Namun demikian, Udin mengaku belum mengetahui secara rinci besaran nilai kerohiman yang akan diterima oleh masing-masing penggarap. Hal tersebut masih dalam tahap penghitungan dan penyesuaian oleh pihak terkait.

“Untuk nilai kerohiman per orang, kami belum mendapatkan data pastinya. Itu yang tahu provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Dalam peninjauan yang dilakukan, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan proses pematokan berjalan sesuai rencana serta melakukan validasi terhadap luasan lahan yang akan direvitalisasi.

Ke depan, setelah tahap pematokan dan validasi selesai, proyek ini akan berlanjut ke tahap konstruksi dan penataan kawasan tambak yang lebih modern dan terintegrasi.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Bupati Subang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Bupati Subang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Subang1 jam lalu
Tak Sekadar Fisik, Abang Ijo Sebut Pembangunan Meliputi Karakter dan Moral Keagamaan

Tak Sekadar Fisik, Abang Ijo Sebut Pembangunan Meliputi Karakter dan Moral Keagamaan

Purwakarta1 jam lalu
Patroli KRYD, Polisi Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Patroli KRYD, Polisi Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Subang1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Family Gathering Perusahaan di Subang yang Seru dan Nyaman

Rekomendasi Tempat Family Gathering Perusahaan di Subang yang Seru dan Nyaman

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Hubungkan Desa Pangsor dan Sumurgintung, Warga Bunut Apresiasi PUPR Bangun Jembatan

Hubungkan Desa Pangsor dan Sumurgintung, Warga Bunut Apresiasi PUPR Bangun Jembatan

Subang2 jam lalu
Tempat Team Building di Subang, dari Outbound hingga Gathering Perusahaan

Tempat Team Building di Subang, dari Outbound hingga Gathering Perusahaan

Subang3 jam lalu
BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif

BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif

Nasional3 jam lalu
Link Live Streaming Persijap vs Persib Bandung, Minggu 20 September 2026

Link Live Streaming Persijap vs Persib Bandung, Minggu 20 September 2026

Lifestyle4 jam lalu
Keseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI

Keseruan Jatinangor Music Fest Makin Lengkap Bareng BNI

Nasional4 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Perjalanan Dinas, Meeting Selesai Lanjut Jalan!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Perjalanan Dinas, Meeting Selesai Lanjut Jalan!

Lifestyle6 jam lalu