Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ruang Kelas SMPN 1 Sindangkerta Direlokasi untuk Bangun Koperasi Merah Putih

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:49 WIB
Bagikan:
Ruang Kelas SMPN 1 Sindangkerta Direlokasi untuk Bangun Koperasi Merah Putih
TITIK TERANG: Dua ruang kelas SMPN 1 Sindangkerta yang berdiri di area tanah carik desa yang akan dibangun KDKMP akan direlokasi ke lahan kosong milik sekolah yang berada dalam aset Dinas Pendidikan. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Polemik pemanfaatan lahan di lingkungan SMPN 1 Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Pemerintah Desa Sindangkerta bersama pihak sekolah, Pemda, dan DPRD Bandung Barat disebut telah menyepakati relokasi sebagian bangunan sekolah demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).

Kepala Desa Sindangkerta, Eli (58), menjelaskan bahwa lahan yang selama ini digunakan sebagian area SMPN 1 Sindangkerta merupakan aset desa berstatus tanah carik desa yang sejak awal dipinjam-pakaikan untuk kepentingan pendidikan.

Menurut Eli, pada tahun 1968 pemerintah desa saat itu memberikan izin penggunaan lahan karena kebutuhan mendesak pembangunan sekolah menengah pertama bagi masyarakat Sindangkerta dan sekitarnya.

"Statusnya hak pakai atau pinjam pakai dari desa untuk kepentingan pendidikan," ujarnya.

Ia menuturkan, sejak SMPN 1 Sindangkerta mulai beroperasi penuh sekitar tahun 1970, hubungan antara pihak desa dan sekolah berjalan harmonis dengan semangat pelayanan publik.

Namun situasi mulai berubah pada 2025 ketika pemerintah desa memprioritaskan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pembangunan koperasi desa. Dari situlah muncul rencana pengalihan kembali pemanfaatan tanah carik yang selama ini digunakan sekolah.

"Pemerintah desa melihat kebutuhan pembangunan KDKMP sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa," katanya.

Rencana tersebut sempat memunculkan kegaduhan di tengah masyarakat. Bahkan berkembang rumor bahwa sekolah akan digusur total. Padahal, menurut pemerintah kecamatan, yang dilakukan hanyalah penataan ulang pemanfaatan aset desa.

Pjs Camat Sindangkerta, Opa Mustopa (58), menegaskan bahwa tanah yang dipersoalkan memang merupakan tanah carik desa yang berbatasan langsung dengan aset milik Dinas Pendidikan.

“Lahan itu dipinjam pakai oleh SMPN 1 Sindangkerta. Ketika ada instruksi pembangunan koperasi desa, pemerintah desa mengajukan pengambilan kembali lahan tersebut,” jelasnya.

Ia mengakui sempat terjadi kegaduhan di tengah masyarakat akibat informasi yang berkembang tidak utuh. Karena itu, Pemda dan DPRD Bandung Barat turun tangan memfasilitasi musyawarah antara kedua pihak.

Dua Ruang Kelas SMPN 1 Sindangkerta Akan Direlokasi

Hasil musyawarah menyepakati pembangunan Gedung KDKMP tetap dilaksanakan di atas tanah carik desa. Sementara dua ruang kelas SMPN 1 Sindangkerta yang berdiri di area tersebut akan direlokasi ke lahan kosong milik sekolah yang berada dalam aset Dinas Pendidikan.

“Pada prinsipnya kedua belah pihak sudah menyetujui. Tinggal menunggu penganggaran pembangunan relokasi sekolah dari Pemkab Bandung Barat,” kata Opa Mustopa.

Untuk diketahui, polemik SMPN 1 Sindangkerta bermula pada awal Januari 2026 dari rencana pembongkaran sejumlah fasilitas sekolah untuk pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih. Rencana tersebut memicu penolakan dari masyarakat dan wali murid karena bangunan sekolah masih aktif digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Pada awal Januari 2026, akun resmi sekolah sempat mengunggah pengumuman bahwa bangunan SMPN 1 Sindangkerta yang telah berdiri puluhan tahun akan dibongkar. Pembongkaran direncanakan karena sebagian lahan tempat berdirinya sekolah berstatus tanah desa yang akan dialihfungsikan.(ijr/ysp)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline2 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu