Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seorang Ayah Minta Keadilan, Minta Pelaku Pembunuhan Jesica Dihukum Berat

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|08:30 WIB
Bagikan:
Seorang Ayah Minta Keadilan, Minta Pelaku Pembunuhan Jesica Dihukum Berat
SEBERAT-BERATNYA: Otim, ayah Jesika, siswi SMP yang menjadi korban pembunuhan, berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan siswi SMP, J (15), warga Desa Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, setelah sebelumnya melakukan penyelidikan intensif kurang dari tiga hari saja.

‎Ayah korban, Otim (42), mengaku lega sekaligus sedih mendengar kabar penangkapan pelaku bernama Ardiayana Akmal (23).

‎"Saya serahkan semuanya ke pihak kepolisian. Harapan saya, pelaku dihukum seberat-beratnya," kata Otim kepada wartawan saat ditemui di rumah duka, Rabu (22/10/2025).

‎Menurut Otim, ia pertama kali mendapat kabar kematian anaknya dari rekan kerja melalui telepon. Saat itu, ia tengah bekerja di Pekanbaru.
‎"Saya lagi kerja di Sumatera, dapat kabar kalau anak saya dibunuh. Saya langsung minta izin pulang, tapi penerbangan malam itu tidak ada. Baru paginya saya bisa ke Jakarta, lanjut naik bus ke rumah," ujar Otim lirih.

‎Otim lebih dulu tiba di rumah pada Minggu (20/10/2025) siang, sedangkan jenazah Jesika masih dalam proses otopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung.

‎"Saya lebih dulu sampai rumah. Anak saya masih di Bandung waktu itu, katanya lagi proses otopsi. Saya cuma bisa menunggu," ucapnya pelan.

‎Otim mengaku tak mengenal sama sekali dengan terduga pelaku. Ia baru mengetahui identitasnya setelah polisi mengungkap kasus tersebut.

‎"Enggak kenal sama sekali. Baru tahu sekarang kalau pelakunya itu warga beda desa. Anak saya juga enggak pernah cerita banyak, paling cuma bilang pernah mau ngasih kue ke orang yang punya motor RX King," katanya.

Di mata Otim, Jesika adalah anak yang pendiam dan patuh. Ia menyebut, semasa hidup Jesika rajin mengaji dan tak banyak menuntut meski hidup sederhana.

‎‎"Anak saya itu enggak ada duanya. Rajin ngaji, enggak pernah banyak tingkah. Kadang suka minta pulsa atau uang jajan, saya kirim dari tempat kerja. Katanya saya pelit, padahal kalau ada pasti saya kirim," ujarnya berkaca-kaca.

‎Meski tak memiliki firasat apa pun sebelum kejadian, Otim mengatakan ada rasa khawatir ketika putrinya tak pulang sejak Jumat (18/10/2025) malam.

‎"Waktu itu ditelepon enggak aktif, saya bilang ke istri, suruh cari. Tapi besoknya, enggak nyangka bakal nemuin anak saya sudah engga ada,” ucap Otim.

Sebelumnya, ‎Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, mengatakan, ungkap kasus ini merupakan hasil kerja cepat tim gabungan Satreskrim Polres Purwakarta dan Polsek Plered setelah memeriksa sejumlah saksi dan olah TKP.

‎"Alhamdulillah, berkat doa dan kerja sama semua pihak, termasuk dukungan masyarakat, kami berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku di wilayah Gandasoli, tak jauh dari lokasi penemuan jenazah," kata Uyun.

‎‎Diketahui, siswi kelas 2 SMPN Satu Atap Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta itu ditemukan tewas di saluran air persawahan di Kampung Bojongloa, Desa Gandasoli, Kecamatan Plered, Sabtu (18/10/2025) sore.

Menurutnya, hasil olah TKP dan otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal secara tidak wajar. ‎Dari situlah, lanjutnya, penyidik mulai mengerucutkan dugaan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

"Hasil olah TKP dan otopsi mengindikasikan kematian korban bukan karena sebab alami. Dari situ penyelidikan terus dikembangkan hingga akhirnya kami bisa mengamankan terduga pelaku," ujarnya.

Terkait hubungan antara pelaku dan korban, polisi masih melakukan pendalaman. Begitu pula dengan dugaan adanya kekerasan seksual sebelum korban dibunuh.

"Kami masih melakukan penyidikan lanjutan terhadap pelaku untuk menemukan fakta-fakta hukum yang lengkap, termasuk kemungkinan adanya tindak kekerasan seksual," ucap Uyun.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Purwakarta. Polisi juga terus mengumpulkan barang bukti dan alat bukti lain untuk memperkuat proses hukum.

Pantauan sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (20/10/2025) malam, terduga pelaku yang berstatus sebagai mahasiswa itu terlihat menunduk menutupi wajah saat digiring oleh polisi untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mengenakan hoodie dan celana panjang hitam, Ardiayana Akmal tak menjawab satu kata patah pun saat ditanya oleh awak media. ‎

"Malam ini kami akan dalami lebih jauh melalui pemeriksaan. Setelah itu baru bisa kita ekspose hasil lengkapnya," kata Uyun menambahkan.

Ia menyebutkan, kasus ini masih terus dikembangkan oleh penyidik Polres Purwakarta untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap pembunuhan yang menewaskan pelajar berusia 15 tahun tersebut.(add/sep)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle44 menit lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle14 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang15 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional16 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional17 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle18 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional19 jam lalu