Share Green Co., Ltd. Gelar Seminar Internasional Pertanian di Indonesia, Perluas Kerja Sama Teknologi Pengendalian Hama dan Penyakit Ramah Lingkungan

BANDUNG - Pertukaran teknologi pertanian ramah lingkungan untuk menghadapi perubahan iklim kini semakin diperkuat di Indonesia. Perusahaan pertanian Share Green Co., Ltd. dari Korea Selatan baru-baru ini menyelenggarakan "Seminar Internasional Pertanian 2026" di Bandung, Jawa Barat. Seminar ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan untuk memperluas kerja sama teknologi pertanian ramah lingkungan antara Korea Selatan dan Indonesia.
Acara tersebut dihadiri sekitar 90 peserta yang terdiri atas perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam-do, Korea Selatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, petani, penyuluh pertanian, serta pelaku di sektor pertanian dari kedua negara. Seminar menjadi ajang berbagi teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman yang ramah lingkungan sekaligus membahas upaya pengembangan pertanian berkelanjutan.
Share Green Co., Ltd. Paparkan Berbagai Kebijakan dan Teknologi Pertanian
Dalam seminar tersebut dipaparkan berbagai kebijakan dan teknologi pengendalian hama dan penyakit ramah lingkungan sebagai respons terhadap perubahan iklim, beserta contoh-contoh penerapannya di lapangan. Para peserta juga bertukar pandangan mengenai berbagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan penerapan teknologi tersebut dalam praktik pertanian. Secara khusus, diskusi berfokus pada pengalaman penerapan teknologi di lapangan serta peluang memperluas pertukaran teknologi dan kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia.
Melalui seminar ini, kedua belah pihak juga menyepakati pentingnya memperkuat kerja sama untuk mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Berbagai arah kerja sama jangka menengah dan jangka panjang turut dibahas, antara lain perluasan pemanfaatan teknologi pengendalian hama dan penyakit ramah lingkungan, pelaksanaan proyek demonstrasi di Indonesia, penelitian dan pengembangan bersama, serta pertukaran teknologi secara berkala. Kedua pihak berkomitmen untuk terus memperluas fondasi kerja sama tersebut di masa mendatang.
Seminar ini dinilai menjadi momentum penting yang tidak hanya menunjukkan potensi penyebaran teknologi pertanian ramah lingkungan Korea Selatan ke pasar internasional, tetapi juga semakin memperkuat jaringan kerja sama pertanian antara Korea Selatan dan Indonesia. Ke depan, kedua negara berencana terus meningkatkan kapasitas dalam menghadapi perubahan iklim melalui pertukaran teknologi yang berkelanjutan serta mengembangkan berbagai program kerja sama untuk mewujudkan ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan.(adv/ysp)
