Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sungai Cipunagara di Cisalak Diduga Tercemar

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:25 WIB
Bagikan:
Sungai Cipunagara di Cisalak Diduga Tercemar
CEK LAPANGAN: Sejumlah pegawai pemerintah saat mengecek Sungai Cipunagara yang diduga tercemar di Kecamatan Cisalak, Kamis (5/3/2026). Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pencemaran air di Sungai Cipunagara menyebabkan kebangkrutan banyak peternak ikan air tawar di wilayah Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Sebagian kolam yang masih beroperasi hingga saat ini terpaksa menggunakan air dari sungai lain meskipun hasilnya tidak sebanyak seperti sebelumnya.

"Kondisi Sungai Cipunagara tercemar oleh limbah yang diduga limbah dari pabrik-pabrik di sepanjang aliran Sungai Cipabelah lalu mem­buang ke Sungai Cipunagara. Hal itu membuat kolam ikan yang ada, khususnya di wilayah Desa Darmaga, itu umumnya bangkrut,” kata salah seorang warga setempat, Aep Saepul, Selasa (3/3/2026).

Dia tidak mengetahui pasti jumlah kolam ikan yang ada di wilayah tersebut selama ini. Namun, sebagian besar kolam ikan tersebut saat ini sudah tidak digunakan atau beralih fungsi menjadi lahan pertanian padi sejak 2010 akibat air Sungai Cipunagara terindikasi mengalami pencemaran.

Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran limbah di aliran Sungai Cipunagara kini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Keluhan tersebut disampaikan warga Kampung Nyalindung, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, yang mengaku dampak pencemaran tersebut membuat puluhan petani setempat terpaksa menghentikan aktivitas pertanian mereka.

Menindaklanjuti laporan warga, sejumlah pihak terkait menggelar pertemuan bersama untuk membahas persoalan tersebut. Dalam pertemuan itu hadir Kepala Desa Darmaga, Kasi Trantib Kecamatan Cisalak, Camat Kasomalang, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang mulai dari Kepala Bidang hingga Kepala Dinas, Ketua BUMDes Desa Darmaga, serta masyarakat yang terdampak langsung oleh kondisi tersebut.

Warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kondisi air sungai yang diduga tercemar limbah sehingga berdampak terhadap lahan pertanian. Beberapa petani bahkan mengaku hasil panen menurun drastis hingga akhirnya memutuskan menghentikan usaha pertanian mereka karena dianggap tidak lagi menguntungkan.

Kasi Trantib Kecamatan Cisalak, A. Ojang, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencemaran tersebut dan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjutinya.

“Kami menindaklanjuti aduan masyarakat mengenai dugaan limbah yang mencemari Sungai Cipunagara. Oleh karena itu kami berkoordinasi dengan pemerintah desa serta Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penelusuran dan mencari solusi atas permasalahan ini,” ujar Ojang saat dihubungi Pasundan Ekspres Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, pemerintah kecamatan berkomitmen menampung aspirasi masyarakat dan memastikan persoalan ini ditangani secara serius. Ia menegaskan bahwa keberadaan sungai sangat penting bagi kehidupan warga, terutama bagi para petani yang bergantung pada sumber air untuk mengairi sawah mereka.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang menyampaikan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi air sungai guna memastikan sumber permasalahan yang sebenarnya. Jika ditemukan adanya pencemaran lingkungan, maka langkah penanganan sesuai aturan yang berlaku akan segera dilakukan.

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah nyata agar kondisi sungai kembali normal. Mereka juga berharap aktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat kembali berjalan sehingga perekonomian warga tidak semakin terpuruk.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang4 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta5 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang5 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional6 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang7 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional7 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional8 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline8 jam lalu