Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Video Seorang Suami Ngamuk dan Viral, RSUD Cibabat Bantah Tuduhan Kelalaian

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:20 WIB
Bagikan:
Video Seorang Suami Ngamuk dan Viral, RSUD Cibabat Bantah Tuduhan Kelalaian
Video yang beredar memperlihatkan petugas kesehatan sedang melakukan tindakan

CIMAHI - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meluapkan amarah di ruang IGD RSUD Cibabat kembali memicu sorotan terhadap kualitas layanan kesehatan publik.

Dalam video berdurasi sekitar 90 detik itu, pria tersebut menangis dan menuding adanya keterlambatan penanganan terhadap istrinya yang akhirnya meninggal dunia.

Namun, pihak RSUD Cibabat membantah tudingan kelalaian. Direktur Utama RSUD Cibabat, dr Sukwanto Gamalyono, menyatakan bahwa semua tindakan medis telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami memahami kondisi emosional keluarga dalam situasi krisis seperti ini. Namun, dugaan keterlambatan penanganan tidak sesuai dengan fakta medis di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2025).

Sukwanto menjelaskan bahwa pasien dirujuk ke RSUD Cibabat pada 27 Juni 2025 setelah sebelumnya menjalani perawatan di beberapa fasilitas kesehatan lainnya.

Setibanya di IGD, pasien langsung mendapat penanganan awal dan kemudian dirawat di ruang perawatan Kelas III.

Selama dua hari pasien berada dalam pemantauan intensif. Pada 29 Juni, kondisinya memburuk dan tim medis segera melakukan tindakan penyelamatan, termasuk resusitasi jantung paru (RJP). Sayangnya, nyawa pasien tidak tertolong.

“Seluruh prosedur telah dijalankan sesuai standar operasional (SOP) rumah sakit,” tegas Sukwanto.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak rumah sakit akan melakukan audit klinis terhadap seluruh proses penanganan pasien.

Ia juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya pasien dan berharap keluarga diberi ketabahan.

Lebih lanjut, RSUD Cibabat mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena potongan video yang beredar tidak menggambarkan keseluruhan proses medis.

“Jika dalam pelayanan kami terdapat hal-hal yang dirasa kurang optimal, kami mohon maaf dan akan menjadikannya bahan evaluasi,” tambah Sukwanto.

Diketahui, pasien bernama Ulfa Yulia Lestari (30), warga Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Ia sebelumnya mengidap penyakit radang usus dan tumor jinak.

Dalam video yang viral, sang suami tampak emosional dan menyebut telah beberapa kali meminta agar cairan di perut istrinya segera disedot, namun merasa tidak mendapat respons cepat dari perawat.

Ia juga menyinggung adanya dugaan diskriminasi terhadap pasien pengguna BPJS.

Berita Terbaru

Penampakan Gerbang Gedung Sate Bandung yang Disebut Mirip Kerajaan, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Penampakan Gerbang Gedung Sate Bandung yang Disebut Mirip Kerajaan, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jawa Barat2 jam lalu
Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Cara Menyembunyikan Jumlah Like dan Share Instagram, Klik Ini!

Lifestyle3 jam lalu
Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Konsinyering HPL Badan Bank Tanah, Wamen Ossy Ingatkan Soal Keseimbangan Kecepatan Layanan dan Kepastian Hukum

Nasional4 jam lalu
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2026, Lengkap dengan Bacaan Niat

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Babak Perempat Final French Open 2026: Amri/Nita Jumpa Kembali Feng/Huang

Olahraga5 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

Nasional7 jam lalu
Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Pendaftaran Tanah dan Layanan Pertanahan Ikut Berkontribusi terhadap Peningkatan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834,8 Triliun

Nasional7 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lowongan Kerja di Subang untuk Lulusan SMA/SMK Oktober 2026

Lifestyle7 jam lalu
Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Pertamina EP Subang Field dan BPBD Memperkuat Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

Subang7 jam lalu
Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Laporan Keuangan Palsu Ikut Dibidik, Prabowo Tutup 700 BUMN Bermasalah

Nasional7 jam lalu