Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warganet Kecewa Polda Jabar Tak Hadir, Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:33 WIB
Bagikan:
Warganet Kecewa Polda Jabar Tak Hadir, Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda
Warganet Kecewa Polda Jabar Tak Hadir, Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda

PASUNDAN EKSPRES- Sidang praperadilan Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina, yang digelar pada Senin (24/6/2024) harus ditunda hingga 1 Juli 2024.

Ketidakhadiran Kepolisian Polda Jabar dalam sidang kali ini menjadi alasan utama penundaan tersebut.

Hakim Eman Sulaeman yang memimpin sidang tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan menjadwal ulang sidang tersebut pekan depan, tepatnya pada Senin, 1 Juli 2024.

"Sidang ini ditunda karena Polda Jabar tidak hadir. Kami akan melanjutkan sidang ini pada 1 Juli," ujar Hakim Eman.

Ketidakhadiran Polda Jabar dalam sidang ini menimbulkan berbagai spekulasi dan asumsi negatif dari masyarakat.

Banyak masyarakat, terutama warganet, menyampaikan kekecewaan mereka atas ketidakprofesionalan yang ditunjukkan oleh Polda Jabar.

Mereka mengungkapkan rasa frustrasi melalui berbagai platform media sosial, terutama karena banyak dari mereka yang mengikuti sidang ini melalui live streaming.

"Kami kecewa dengan ketidakprofesionalan penyidik Polda Jabar. Penegak hukum seharusnya taat hukum," tulis seorang warganet dalam komentarnya.

Kasus pembunuhan Vina yang melibatkan Pegi Setiawan telah menarik perhatian publik secara luas, dan penundaan sidang ini semakin memperbesar sorotan terhadap kinerja Polda Jabar dalam menangani kasus ini.

Masyarakat kini menunggu sidang lanjutan pada 1 Juli 2024 dengan harapan bahwa proses hukum dapat berjalan dengan lebih lancar dan transparan.

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu