Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

2 Warga WNI Sudah Di Bebaskan Atas Pencurian Jam Tangan Mewah di Hongkong!

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|21:39 WIB
Bagikan:
2 Warga WNI Sudah Di Bebaskan Atas Pencurian Jam Tangan Mewah di Hongkong!
2 Warga WNI Sudah Di Bebaskan Atas Pencurian Jam Tangan Mewah di Hongkong! ( gambar Ilustrasi Perampokan)

PASUNDAN EKSPRES - Enam Warga Negara Indonesia (WNI) diduga terlibat dalam perampokan toko jam tangan mewah di Hong Kong, yang menyebabkan kerugian sekitar Rp 12 miliar. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Judha Nugraha.

"Direktur Perlindungan WNI membenarkan adanya kabar penangkapan terhadap enam orang WNI di Hong Kong, yang diduga terlibat dalam perampokan di toko jam tangan mewah di Causeway Bay," kata Judha Nugraha dalam pernyataannya pada Selasa, 19 Maret.

Menurut informasi yang diterima dari polisi Hong Kong oleh KJRI Hong Kong, keenam WNI tersebut masih ditahan, sementara dua orang lainnya telah dibebaskan dengan jaminan. KJRI Hong Kong telah mengajukan permohonan akses ke konsuleran untuk menemui keenam WNI tersebut, namun akses tersebut akan diberikan setelah proses penyelidikan selesai.

"Kami terus berkoordinasi dengan polisi Hong Kong untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan memastikan bahwa para WNI tersebut mendapatkan akses ke konsuleran bagi yang memberikan izin serta mendapatkan pendampingan hukum sesuai ketentuan yang berlaku," tambah Judha.

Polisi Hong Kong menduga bahwa perampokan toko jam tangan mewah tersebut dilakukan oleh sindikat, mengingat adanya serangkaian perampokan serupa dalam tiga tahun terakhir. Enam WNI tersebut ditangkap pada tanggal 28 Februari 2024, setelah diduga melakukan perampokan terhadap 25 unit jam tangan mewah senilai Rp 12 miliar.

"Empat dari enam WNI yang ditangkap telah melewati masa izin tinggal, sementara satu orang lainnya disinyalir pernah terlibat dalam kasus penyiksaan," ungkap polisi Hong Kong.

Polisi Hong Kong menegaskan bahwa mereka akan menindak para pelaku dengan tegas tanpa pandang bulu terkait kewarganegaraan atau status keimigrasian. Kasus ini terus menjadi perhatian dan akan terus dipantau perkembangannya terkait keterlibatan WNI dalam perampokan jam tangan mewah tersebut.

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang1 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline5 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline5 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline5 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle8 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle9 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle10 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle11 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional11 jam lalu