Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Warga Palestina Tewas Setelah Terjadi Penembakan di Pusat Distribusi Bantuan PBB

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|13:10 WIB
Bagikan:
5 Warga Palestina Tewas Setelah Terjadi Penembakan di Pusat Distribusi Bantuan PBB
5 Warga Palestina Tewas Setelah Terjadi Penembakan di Pusat Distribusi Bantuan PBB (Image From: Toronto Star)

PASUNDAN EKSPRES - Lima warga Palestina tewas setelah terjadi penembakan di pusat distribusi bantuan PBB di Rafah, Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola oleh Hamas mengatakan jika telah terjadi penembakan di pusat distribusi bantuan PBB di Rafah, kota Gaza yang menewaskan lima warga Palestina. Pusat distribusi tersebut dijalankan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) yang merupakan badan utaa PBB yang beroperasi di Gaza. 

5 Warga Palestina Tewas Setelah Terjadi Penembakan 

Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa pusat distribusi yang dioperasikan oleh PBB telah menjadi target serangan tembakan. ABC News telah menghubungi Pasukan Pertahanan Israel untuk mendapatkan komentar terkait serangan tersebut.

"Setiap hari, kami membagikan koordinat semua fasilitas kami di seluruh Jalur Gaza kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik. Tentara Israel menerima koordinat tersebut, termasuk fasilitas ini kemarin," kata Lazzarini dalam sebuah unggahan di X (yang secara resmi dikenal sebagai Twitter) setelah serangan tersebut.

Lazzarini juga mengatakan bahwa PBB, personel, tempat, dan asetnya harus dilindungi setiap saat. Sejak perang ini dimulai, serangan terhadap fasilitas, konvoi, dan personel PBB telah menjadi hal yang biasa terjadi dengan mengabaikan hukum humaniter internasional.

Ia juga meminta untuk dilakukannya sebuah penyelidikan independen terhadap pelanggaran-pelanggaran dan perlunya sebuah tanggung jawab atas tindakan tersebut. 

Badan-badan bantuan memperkirakan bahwa saat ini sekitar 1,4 juta orang, atau sekitar dua pertiga dari populasi total Gaza, menjadi pengungsi di sebuah kota kecil yang berbatasan dengan Mesir.

Mereka semua berjuang untuk mendapatkan sumber daya yang terbatas di tengah konflik antara Israel dan Hamas.

Sejak serangan militer Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023, sekitar 31.272 warga Palestina tewas, di mana sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak. Sementara, 73.024 orang lainnya terluka di tengah-tengah kehancuran dan kekurangan bantuan. 

Israel juga telah menerapkan blokade di wilayah Palestina yang telah memberikan dampak mengkhawatirkan, terutama di daerah Gaza. Akibatnya, penduduk di wilayah tersebut, terutama di bagian utara Gaza, menghadapi ancaman kelaparan yang serius.

(ipa)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline20 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga38 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline57 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu