Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Bangsa Eropa yang Menjajah? Ini Rahasianya yang Bikin Penasaran!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:45 WIB
Bagikan:
Kenapa Bangsa Eropa yang Menjajah? Ini Rahasianya yang Bikin Penasaran!
Kenapa Bangsa Eropa yang Menjajah? Ini Rahasianya yang Bikin Penasaran!

PASUNDAN EKSPRES- Hai, hai, hai! Pas dengar kata "penjajah," pasti langsung kebayang sosok bule berhidung mancung, berkumis tebal, dari benua Eropa, kan?

Nggak salah sih, karena lima dari enam penjajah emang datang dari sana.

Tapi, pernah nggak sih kamu mikir, kenapa mereka yang malah menjajah hampir seluruh dunia, termasuk kita? Kenapa bukan kita yang menjajah?

Oke, yuk kita mulai dengan mundur sekitar 500 tahun ke belakang.

Jadi, zaman dulu, Eropa dan Asia hidup damai-damai aja. Rempah-rempah, yang waktu itu setara emas, dikirim lewat Jalur Sutra.

Tapi, semuanya berubah saat kekaisaran Ottoman berhasil kuasai Konstantinopel.

Jalur perdagangan pun ditutup, bikin bangsa Eropa panik karena rempah yang mereka sayangi susah didapat.

Nggak bisa hidup tanpa rempah, bangsa Portugis, Belanda, dan gengnya mulai nyebar ke seluruh dunia buat cari sumber rempah.

Dari sini, era kolonialisme dimulai, dan sisanya, ya, jadi sejarah.

Tapi tunggu dulu, ini belum jawab pertanyaan utamanya Kenapa Eropa yang menjajah? Kenapa bukan bangsa lain?

Dari ratusan negara di dunia, cuma lima negara aja yang nggak pernah didudukin atau dikuasai oleh bangsa Eropa. Gila, kan?

Ternyata, salah satu faktor utamanya adalah geografis. Yap, menurut banyak ahli, Eropa tuh punya tanah yang super beruntung.

Sumber daya alamnya melimpah, terutama buat pertanian dan peternakan.

Ini bikin mereka cepat banget beralih dari gaya hidup berburu-meramu ke bercocok tanam dan beternak.

Nggak cuma itu, Eropa juga dikenal punya tekanan kompetisi politik yang super ketat.

Persaingan antar kerajaan dan penguasa di sana bikin teknologi, terutama di bidang persenjataan, berkembang lebih cepat.

Berkat mesiu, mereka bisa berlayar ribuan kilometer buat berdagang dan, ujung-ujungnya, menguasai banyak peradaban.

Beda banget sama Indonesia yang waktu itu lebih adem-ayem. Kondisi geografis Eropa dan persaingan politik mereka bikin mereka jadi bangsa penjelajah sekaligus penjajah.

Sekarang, era kolonialisme udah lewat, tapi perjuangan buat nggak ketinggalan zaman masih harus terus kita lakuin.

Kita harus jadi pahlawan buat bangsa sendiri. Kalau punya pertanyaan, tulis aja di kolom komentar. Stay curious!

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional8 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu