Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Negosiasi Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang di Gaza terus Dilakukan, Berharap Hasil yang Baik

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:46 WIB
Bagikan:
Negosiasi Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang di Gaza terus Dilakukan, Berharap Hasil yang Baik
Negosiasi Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang di Gaza terus Dilakukan, Berharap Hasil yang Baik (Image From: Al Jazeera)

PASUNDAN EKSPRES - Negosiasi gencatan senjata untuk mengakhiri perang di Gaza terus dilakukan. Kali ini, negosiasi tersebut sedang dilakukan di Qatar pada hari ini, Jumat, 16 Agustus 2024.

Perundingan baru yang bertujuan untuk memediasi gencatan senjata dalam perang di Gaza dan mencegah konflik meluas ke wilayah yang lebih luas, dimulai di Doha.

Hal ini terjadi pada saat jumlah korban tewas di wilayah Palestina telah mencapai tonggak sejarah yang menyedihkan, yaitu 40.000 orang, menurut otoritas kesehatan setempat.

Negosiasi Gencatan Senjata untuk Akhiri Perang di Gaza terus Dilakukan

Dilansir dari The Guardian, para mediator dari Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir bertemu dengan delegasi Israel di ibukota Qatar, Doha, pada Kamis sore waktu setempat.

Diperkirakan pembicaraan akan berlanjut keesokan harinya. Namun, kelompok militan Palestina, Hamas, tidak berpartisipasi secara langsung dalam pembicaraan tersebut, sehingga harapan untuk mencapai terobosan dalam negosiasi tersebut sangat kecil.

Meskipun sebelumnya Hamas dan Israel melakukan kesepakatan pada bulan lalu untuk melaksanakan rencana tiga tahap yang diusulkan oleh Presiden Biden pada bulan Mei, namun sejak saat itu kedua pihak malah meminta "amandemen" dan "klarifikasi" terhadap rencana tersebut.

BACA JUGA: Mahmoud Abbas Bertemu dengan Putin, Keprihatinan Palestina menjadi Topik Utama

BACA JUGA: Israel Memaksa Penduduk Palestina untuk Evakuasi Diri dari Khan Younis, Kebingungan Melanda!

Hingga menyebabkan perundingan menemui jalan buntu. Isu-isu yang masih menjadi kesenjangan meliputi keberadaan pasukan Israel yang terus berlanjut di perbatasan Gaza-Mesir, urutan pembebasan sandera, dan kembalinya warga sipil dari selatan ke utara Gaza.

Dorongan baru untuk melakukan perundingan saat ini dipandang lebih penting dibandingkan sebelumnya.

Hal ini terjadi setelah serangkaian pembunuhan pada tanggal 31 Juli terhadap seorang komandan senior Hizbullah dan Ismail Haniyeh, pemimpin politik Hamas.

Pembunuhan di Beirut dan Teheran, diprediksi akan mengubah perang di Gaza menjadi konflik yang meluas ke seluruh kawasan.

Dalam wawancara dengan CNN, juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, mengatakan bahwa perundingan telah dimulai dengan "awal yang menjanjikan".

Namun, beliau menegaskan jika kesepakatan tidak mungkin tercapai segera, mengingat masih adanya kesenjangan besar di antara kedua belah pihak.

Juru bicara Gedung Putih, John Kirby, menambahkan bahwa pemerintah AS menilai Teheran masih bertekad untuk membalas pembunuhan Haniyeh dengan menyerang Israel.

Selama dua minggu terakhir, AS telah mengerahkan kapal perang, kapal selam, dan pesawat tempur ke wilayah tersebut untuk mempertahankan Israel dari potensi serangan dari Iran dan jaringan milisi sekutunya di Irak, Suriah, Lebanon, dan Yaman, yang semuanya terlibat dalam perang di Gaza.

Netanyahu dituduh menghambat perundingan untuk alasan politik, namun kemudian dikabarkan memperluas otoritas tim negosiator Israel.

Sementara itu, Hamas menekankan bahwa perundingan harus berfokus pada implementasi rencana Presiden Biden, dan tidak boleh membiarkan Israel memperlambat proses.

(ipa)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline19 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline26 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline35 menit lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline41 menit lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu