Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Netanyahu Mengatakan akan Tetap Melakukan Serangan Militer di Rafah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:30 WIB
Bagikan:
Netanyahu Mengatakan akan Tetap Melakukan Serangan Militer di Rafah
Netanyahu Mengatakan akan Tetap Melakukan Serangan Militer di Rafah (Image From: Vox)

PASUNDAN EKSPRES - Netanyahu mengatakan akan tetap melakukan serangan militer di Rafah. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan terus melanjutkan serangan militernya ke Rafah, walau di tengah meningkatnya tekanan internasional. Suara-suara yang mencegah Israel memasuki Rafah terus meningkat. 

Netanyahu Mengatakan akan Tetap Melakukan Serangan Militer

Dalam sebuah pidato video di konferensi organisasi pro-Israel AIPAC di Washington, D.C., Netanyahu mengatakan bahwa mereka akan menyelesaikan tugas di Rafah sambil memastikan keselamatan penduduk sipil untuk keluar dari bahaya.

Pernyataan Netanyahu muncul ketika para pemimpin Uni Eropa sedang merencanakan melakukan desakan Israel agar mereka tidak melancarkan operasi darat di Rafah. 

"Dewan Eropa mendesak pemerintah Israel untuk menahan diri dari operasi darat di Rafah, di mana lebih dari satu juta orang Palestina saat ini mencari tempat yang aman dari pertempuran dan akses terhadap bantuan kemanusiaan," menurut rancangan kesimpulan yang dilihat oleh Reuters.

BACA JUGA:Begini Kondisi Puasa di Palestina yang Sangat Mengkhawatirkan

BACA JUGA:Tentara Israel Intimidasi Warga Palestina, Karyawan UNRWA Dipaksa Mengaku terkait Hamas

Teks kesimpulan tersebut memerlukan persetujuan dari seluruh 27 pemimpin negara Uni Eropa untuk diberikan dalam pertemuan puncak yang akan berlangsung pada tanggal 21 dan 22 Maret mendatang.

Sementara, Presiden AS, Joe Biden mengatakan bahwa Netanyahu lebih banyak merugikan Israel daripada membantu dengan melakukan perang yang bertentangan dengan nilai-nilai dari negara tersebut. 

Menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas, setidaknya 27 orang telah meninggal akibat malnutrisi dan dehidrasi di rumah sakit selama dua minggu terakhir ini. Banyak dari mereka yang merupakan anak-anak. 

Semenjak perang Gaza yang dimulai pada tanggal 7 Oktober, sudah lebih dari 31.180 warga Palestina tewas. Sementara 1.200 warga Israel mengalami kematian. 

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta9 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta10 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta10 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang10 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang10 jam lalu