Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perubahan Iklim di Tengah Ibadah Haji mengakibatkan Ratusan Orang Meninggal karena Suhu Panas

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:53 WIB
Bagikan:
Perubahan Iklim di Tengah Ibadah Haji mengakibatkan Ratusan Orang Meninggal karena Suhu Panas
Perubahan Iklim di Tengah Ibadah Haji mengakibatkan Ratusan Orang Meninggal karena Suhu Panas (Image From: Pexels/Haydan As-soendawy)

PASUNDAN EKSPRES - Perubahan iklim di tengah ibadah haji, ratusan orang meninggal karena kepanasan. Hampir 2 juta umat Muslim akan menyelesaikan ibadah haji minggu ini.

Namun, cuaca panas yang ekstrim telah mengakibatkan bencana bagi ratusan orang yang memulai perjalanan mereka pada hari Jumat lalu menuju Kabah di Masjidil Haram di Kota Mekah, Arab Saudi.

Perubahan Iklim di Tengah Ibadah Haji 

Berdasarkan penelusuran Reuters, setidaknya 562 orang telah meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Angka kematian ini diketahui dari pernyataan kementerian luar negeri serta sumber-sumber lain yang terkait.

Menurut sumber-sumber medis dan keamanan yang berbicara kepada Reuters, Mesir telah mencatat setidaknya 307 kematian dan 118 orang lainnya dilaporkan hilang selama pelaksanaan ibadah haji.

Tingginya angka kematian dan hilangnya jemaah haji asal Mesir ini disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang melanda area ibadah haji, dengan suhu udara yang terkadang mencapai 51 derajat Celsius atau 124 derajat Fahrenheit.

BACA JUGA: Serangan Ransomware Sebabkan Kelangkaan Pasokan Darah di Kota Ini

BACA JUGA: Apple dan Meta Mengahadaopi Tantangan Regulasi Baru di Eropa

Menurut keterangan seorang saksi mata, tubuh korban jemaah haji tergeletak di pinggir jalan dekat Mina, di luar kota Mekah.

Jasad-jasad tersebut ditutupi dengan kain ihram putih (pakaian sederhana yang dikenakan oleh para jemaah haji), sambil menunggu kendaraan medis datang.

Menurut para ilmuwan iklim, tragedi kematian massal yang terjadi pada jemaah haji tahun ini memberikan gambaran sekilas tentang apa yang mungkin akan terjadi pada puluhan juta umat Muslim yang diproyeksikan akan menunaikan ibadah haji di beberapa dekade mendatang.

"Ibadah haji telah dilaksanakan dengan cara tertentu selama lebih dari 1.000 tahun, dan selalu beriklim panas," ujar Carl-Friedrich Schleussner, seorang penasihat ilmiah di lembaga Jerman Climate Analytics. 

Ia menambahkan bahwa krisis iklim yang tengah terjadi menambah parah kondisi ibadah haji. 

Selama ibadah haji ke Ka'bah, para jemaah akan melaksanakan perjalanan spiritual  yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sekitar 14 abad yang lalu.

Namun, menurut Schleussner, bagian-bagian integral dari ibadah haji, seperti perjalanan mendaki Gunung Arafah, kini telah menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

(ipa)

Berita Terbaru

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle11 menit lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle1 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional1 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang2 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional3 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu