Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Serangan Baru di Rafah, Amerika tetap Tidak akan Mengubah Kebijakan dan Bantuan Militer untuk Israel

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:21 WIB
Bagikan:
Serangan Baru di Rafah, Amerika tetap Tidak akan Mengubah Kebijakan dan Bantuan Militer untuk Israel
Serangan Baru di Rafah, Amerika tetap Tidak akan Mengubah Kebijakan dan Bantuan Militer untuk Israel (Image From: World Politics Review)

PASUNDAN EKSPRES - Serangan baru di Rafah, Amerika tetap tidak akan mengubah kebijakan dan bantuan militer Israel. Pemerintahan Biden mengatakan bahwa mereka sedang memantau penyelidikan atas serangan udara Israel yang disebutnya sebagai serangan yang tragis.

Namun, kematian yang terjadi baru-baru ini di Rafah bukan merupakan operasi darat besar di sana yang dianggap melewati garis merah bagi Amerika Serikat.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional, John Kirby, mengatakan kepada para wartawan di Gedung Putih bahwa pihak Israel telah menyatakan bahwa ini adalah kesalahan yang tragis.

Serangan Baru di Rafah, Amerika tetap Tidak akan Mengubah Kebijakan

John Kirby juga mengungkapkan bahwa mereka tidak ingin melihat adanya operasi darat besar-besaran di Rafah. Kirby menambahkan bahwa operasi Israel sebagian besar berada di koridor pinggiran Rafah. 

Kirby mengatakan jika kemungkinan operasi darat di Rafah yang dilakukan oleh Israel tidak akan mendorong penarikan lebih banyak bantuan milier AS untuk Israel. 

Serangan tragis yang terjadi baru-baru ini di Rafah telah menguji janji Presiden Joe Biden untuk menahan senjata ke Israel jika sekutu AS itu melakukan invasi besar-besaran ke Rafah yang dapat membahayakan para pengungsi di sana.

BACA JUGA: Menhan Italia Tak Bisa Benarkan Kekerasan di Gaza Oleh Israel

BACA JUGA: Serangan Israel ke Tenda-tenda Pengungsi di Rafah Menuai Kecaman Internasional

Menurut Kirby, Israel telah berhati-hati dan tepat sasaran. Namun, sentah bagaimana serangannya berakibat tragis. Hal tersebut perlu diselidiki. 

“Israel mengatakan bahwa mereka menggunakan bom seberat 37 pon, amunisi yang dipandu secara presisi. Jika memang benar itu yang mereka gunakan, tentu saja ini merupakan indikasi dari upaya untuk berhati-hati dan tepat sasaran. Sekarang, jelas ini berakibat tragis, dan jelas hal itu perlu diselidiki," ujarnya, dikutip dari Reuters, Rabu (29/5). 

Sementara, Wakil Presiden AS Kamala Harris mengatakan bahwa kata "tragis" bahkan tidak bisa menggambarkan bagaimana serangan udara Israel memicu kebakaran di sebuah kamp tenda di kota Rafah, Gaza yang menewaskan 45 warga Palestina. 

Israel mengatakan bahwa ada kesalahan dalam serangan udara yang terjadi pada hari Minggu kemarin. Militer Israel juga membantah telah menembaki kamp tenda pada hari Selasa.

Mereka mengungkapkan bahwa mereka hanya menargetkan dua anggota senior Hamas dalam operasi hari Minggu, dan tidak bermaksud untuk menimbulkan korban sipil.

(ipa) 

Berita Terbaru

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional7 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline7 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline11 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle13 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle14 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional15 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle15 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline16 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline16 jam lalu