Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aliansi Buruh Subang Tolak TAPERA

E
EgiEditor: Egi
|18:30 WIB
Bagikan:
Aliansi Buruh Subang Tolak TAPERA
Ratusan buruh Subang demo tolak TAPERA di gedung DPRD, Selasa (11/6).(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang turun ke jalan untuk berunjuk rasa menolak aturan Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA) di depan kantor DPRD Kabupaten Subang, Selasa (11/6).

Para buruh menilai potongan sebesar 2,5 persen untuk Tabungan Peruhaman Rakyat dari gaji mereka akan sangat membebani para pekerja.

Dalam aksi yang mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Polres Subang, ratusan buruh melakukan long march menyusuri jalan protokol utama di Subang Kota menuju kantor DPRD Kabupaten Subang. Mereka membawa spanduk yang berisikan tuntutan mereka.

Dalam orasi yang disampaikan, para buruh mengungkapkan penolakan mereka terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan TAPERA. 

Mereka menilai potongan sebesar 2,5 persen dari gaji akan sangat memberatkan para pekerja, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.

"Aturan mengenai TAPERA ini juga dinilai belum jelas dan masih abu-abu," ujar koordinator aksi, Hosken Ginting kepada awak media.

"Tidak ada urgensitas dari aturan tersebut, TAPERA justru berubah menjadi bersifat memaksa alih-alih sukarela, dan tidak adanya badan pengawas yang jelas dalam regulasi TAPERA sehingga rawan korupsi,” terangnya.

Para buruh juga mengeluhkan banyaknya iuran yang harus mereka bayar setiap bulannya, di tengah upah minimum kabupaten yang kecil. 

Selain itu, lanjut Ginting, pemerintah gegabah dalam mengambil kebijakan ini karena tidak melibatkan buruh dalam diskusi mengenai aturan TAPERA serta tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini.

Selain menolak TAPERA, ratusan buruh peserta unjuk rasa juga menolak berbagai kebijakan lainnya, seperti Omnibus Law Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk penegasan sikap buruh Subang terhadap kebijakan-kebijakan yang mereka anggap tidak adil dan memberatkan,” tegasnya.

Para buruh berharap, pemerintah dapat mendengar dan mempertimbangkan kembali kebijakan-kebijakan yang diambil agar lebih berpihak kepada kesejahteraan pekerja. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

HP realme Terbaru 2026 dari Rp2 Jutaan hingga Rp11 Jutaan, Ini Daftarnya

HP realme Terbaru 2026 dari Rp2 Jutaan hingga Rp11 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle6 jam lalu
Daftar Lengkap HP Xiaomi Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November

Daftar Lengkap HP Xiaomi Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November

Lifestyle6 jam lalu
TNI Buka Jalan Baru di Cupunagara Subang Sepanjang 1,5 Kilometer, Peroleh Dukungan dari Dinas PUPR

TNI Buka Jalan Baru di Cupunagara Subang Sepanjang 1,5 Kilometer, Peroleh Dukungan dari Dinas PUPR

Subang10 jam lalu
Forum Masyarakat Subang Bersatu Sampaikan Somasi Terbuka kepada Diskominfo Jabar soal Pemberitaan BYD

Forum Masyarakat Subang Bersatu Sampaikan Somasi Terbuka kepada Diskominfo Jabar soal Pemberitaan BYD

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Geruduk Pabrik BYD Subang, Bukan Tolak Investasi, tapi Minta Warga Lokal Dipekerjakan

Warga Geruduk Pabrik BYD Subang, Bukan Tolak Investasi, tapi Minta Warga Lokal Dipekerjakan

Subang10 jam lalu
BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

BAZNAS Subang Terima Penghargaan di Puncak Hari Santri 2026

Subang10 jam lalu
Hari Listrik Nasional Ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

Hari Listrik Nasional Ke-81, PLN Group Jawa Barat Wujudkan Mimpi 2.710 Keluarga Prasejahtera Miliki Listrik Sendiri

Bandung Barat10 jam lalu
Panitia Pilkades Desa Karangsari Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Desa Karangsari Tetapkan DPS

Subang10 jam lalu
SubangFest Vol. 15 Padukan Kreativitas Anak Muda dan Shalawat

SubangFest Vol. 15 Padukan Kreativitas Anak Muda dan Shalawat

Subang10 jam lalu
Bulog Subang Perketat Pengawasan Distribusi Beras SPHP

Bulog Subang Perketat Pengawasan Distribusi Beras SPHP

Subang10 jam lalu