Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angka Prevalensi Stunting di Purwakarta Turun Drastis hingga 9,5% dalam Setahun

E
EgiEditor: Egi
|07:10 WIB
Bagikan:
Angka Prevalensi Stunting di Purwakarta Turun Drastis hingga 9,5% dalam Setahun
Sekda Purwakarta Norman Nugraha menyebutkan bahwa angka prevalensi stunting di Purwakarta turun drastis hingga 9,5 persen dalam setahun.(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Angka prevalensi stunting di Kabupaten Purwakarta turun drastis.

Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia yang dirilis Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting di daerah ini turun hingga 9,5 persen, yakni dari 24 persen pada 2023 menjadi 14,5 persen pada 2024.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Norman Nugraha, saat membuka kegiatan Aksi Perencanaan Pemerintah Desa dan Kelurahan dalam Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025, di Bale Sawala Yudistira, Kompleks Pemkab Purwakarta, Selasa (27/5).

“Alhamdulillah, melalui kerja sama seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat, angka stunting berhasil kita turunkan secara signifikan,” kata Norman yang juga menjabat Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Purwakarta.

Pada acara yang dihadiri para camat, kepala desa, lurah, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Purwakarta ini, Norman menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi lintas sektor dan pelaksanaan program intervensi yang konsisten.

Akan tetapi, ia mengakui masih ada wilayah yang menjadi perhatian khusus, yakni Kecamatan Plered dan Maniis. Kedua wilayah tersebut mencatat angka stunting yang relatif tinggi.

“Salah satu kendalanya adalah jumlah balita yang cukup besar. Kami akan lakukan intervensi lebih intensif di sana,” ujar Norman serius.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga sanitasi lingkungan sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Purwakarta dalam mendukung target nasional penurunan stunting pada 2025," ucapnya.(add)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang1 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini1 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat3 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline4 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional5 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline6 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga6 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline7 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline7 jam lalu