Bahu Jalan di Jawa Barat Kini Berwarna Merah, Ini Tujuan dan Manfaatnya

PASUNDANEKSPRES.ID - Para pengguna jalan yang melintasi ruas jalan provinsi di Jawa Barat belakangan ini dibuat penasaran dengan tampilan baru bahu jalan. Jika sebelumnya didominasi warna hitam aspal, kini sejumlah titik mulai dicat merah mencolok.
Perubahan ini merupakan bagian dari kebijakan terbaru Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah arahan Gubernur Dedi Mulyadi. Langkah tersebut menjadi inovasi baru dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara di wilayah tersebut.
Dinas Bina Marga Jawa Barat menjelaskan bahwa pengecatan bahu jalan bukan sekadar untuk mempercantik tampilan, melainkan memiliki fungsi teknis yang penting. Warna merah dipilih karena mampu memberikan kontras visual yang tinggi, sehingga membantu pengendara tetap berada di jalur (stay in lane).
Dalam praktik manajemen lalu lintas, penggunaan warna merah pada bahu jalan memiliki sejumlah fungsi strategis, di antaranya sebagai zona peringatan bagi pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan, pembeda yang jelas antara jalur utama dan bahu jalan, serta peningkat visibilitas terutama saat malam hari atau dalam kondisi cuaca buruk seperti hujan deras.
Dengan adanya pembatas visual yang lebih tegas, diharapkan risiko kendaraan keluar jalur secara tidak sengaja dapat diminimalisir. Hal ini dinilai penting mengingat faktor kelalaian dan keterbatasan visibilitas sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Program pengecatan bahu jalan ini rencananya akan diterapkan secara bertahap di berbagai ruas jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sejumlah titik telah lebih dulu menerapkan kebijakan ini sebagai tahap awal.
Pemerintah berharap inovasi sederhana ini mampu memberikan dampak signifikan dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk selalu menjaga konsentrasi dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara demi keselamatan bersama.
