Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPBD Purwakarta Bangun Generasi Siaga Bencana, Sasar Kalangan Pelajar

E
EgiEditor: Egi
|04:32 WIB
Bagikan:
BPBD Purwakarta Bangun Generasi Siaga Bencana, Sasar Kalangan Pelajar
BPBD Kabupaten Purwakarta memiliki cara unik dalam memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang berlangsung pada 14 - 18 Oktober 2024, yakni dengan mengedukasi para pelajar terkait mitigasi bencana.

PURWAKARTA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta memiliki cara unik dalam memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana yang berlangsung pada 14 - 18 Oktober 2024.

Tak sekadar seremonial, melainkan mengedukasi berbagai kalangan guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko bencana dan langkah-langkah mitigasi yang perlu diambil.

Kepala BPBD Purwakarta Heryadi Erlan mengatakan, pada Bulan Pengurangan Risiko Bencana ini pihaknya fokus mengedukasi para pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA.

"Kami menyasar kalangan pelajar guna menanamkan rasa sadar bencana sejak dini. Ini menjadi penting karena dapat mempersiapkan mereka dalam menghadapi berbagai risiko bencana," kata Abah Erlan, panggilan akrabnya, saat dikonfirmasi, Rabu (16/10).

Dijelaskan Abah Erlan, melalui edukasi pengurangan risiko bencana, para pelajar dibekali berbagai pengetahuan tentang mitigasi bencana. "Sehingga, para pelajar akan lebih siap dan memahami betapa pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana," ujarnya.

Abah menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter pelajar yang peka terhadap lingkungan dan siap menghadapi potensi bencana di masa depan. "Kami juga berkomitmen menciptakan masyarakat yang tangguh dan siap dalam menghadapi bencana," ucapnya.

Berbarengan dengan kegiatan ini, pihaknya juga melakukan pengecekan peralatan, sarana dan prasarana guna menghadapi hidrometeorologi basah (musim hujan) serta mengantisipasi kerawanan bencana pada tahapan pemilu dan pemungutan suara pilkada 2024.

"Diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga membangun budaya siaga bencana di kalangan generasi muda di Kabupaten Purwakarta, agar mereka memahami bahaya dan dapat mengurangi risiko yang ada," katanya.

Di antara yang mendapat edukasi dari BPBD adalah dua siswa kelas 6 SDN 2 Sindangkasih, Maulana Nafisz dan Muhamad Ilyas. Keduanya, mengungkapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

"Kami belajar banyak tentang cara-cara menghadapi bencana dan pentingnya menjaga keselamatan," ucap Maulana Nafisz yang diamini Muhammad Ilyas.

Sementara itu, Ace Mulyadi, salah satu pendamping dari SDN 2 Sindangkasih, mengapresiasi inisiatif BPBD itu. "Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin, minimal dua kali setahun. Kegiatan seperti ini sangat penting dan dapat memotivasi para pelajar, terutama siswa SD," kata Ace.(add)

Berita Terbaru

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga1 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini1 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat2 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline5 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline6 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional7 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline15 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional16 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional17 jam lalu