Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Buang Sampah Sembarangan di Desa Benteng Purwakarta Dapat Ancaman 'Cabut Nyawa'

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|19:49 WIB
Bagikan:
Buang Sampah Sembarangan di Desa Benteng Purwakarta Dapat Ancaman 'Cabut Nyawa'
Buang sampah sembarangan di Desa Benteng Purwakarta dapat ancaman 'Cabut Nyawa'.

PURWAKARTA-Berbagai cara telah ditempuh Pemerintah Desa (Pemdes) Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, untuk menghentikan kebiasaan buruk warga yang membuang sampah sembarangan. Namun, upaya demi upaya itu tak kunjung membuahkan hasil.

Dari pemasangan pagar, papan peringatan, hingga aksi bersih-bersih yang dilakukan berulang kali, sampah tetap menumpuk setiap hari di sejumlah titik—khususnya di kawasan perkebunan jati milik Perhutani yang berada di wilayah administratif Desa Benteng.

Kepala Desa Benteng, Tuti Rohayati mengatakan, telah kehabisan akal menghadapi perilaku warganya yang tidak jera, meskipun peringatan keras sudah diberikan.

“Sudah berkali-kali kami bersihkan. Kami angkut sampahnya, pagar lokasi, pasang himbauan. Bahkan, kami pasang spanduk dengan kalimat yang sangat keras. Tapi lihat saja, tiap hari tetap saja ada sampah menumpuk,” ujar Tuti.

Salah satu spanduk yang dipasang di sepanjang jalan sejauh satu kilometer itu berbunyi mencolok: "Ya Allah, mohon segera cabutlah nyawa mereka yang membuang sampah di sepanjang jalan ini." Kalimat tersebut menuai perhatian sekaligus kontroversi di tengah masyarakat.

Tuti menegaskan bahwa lokasi yang dipenuhi sampah memang berada di tanah milik Perhutani, namun secara administratif termasuk dalam wilayah Desa Benteng.

"Tanahnya milik Perhutani, tapi secara teritorial masuk desa kami. Dan kami yang selalu disalahkan,” ujarnya.

Masalah sampah ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Sampah yang dibuang sembarangan sering kali berserakan hingga ke badan jalan, menimbulkan bau tak sedap dan potensi kecelakaan.

“Kalau ketahuan, pelakunya akan kami bawa ke barak militer. Biar kapok!” tegas Tuti.(mas/ysp)

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle36 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu