Dedi Mulyadi Ungkap Makna Garis Kuning di Jalan Provinsi Jabar

PASUNDANEKSPRES.ID - Siapa sangka, garis kuning di sisi kiri dan kanan jalan provinsi di Jawa Barat ternyata bukan sekadar pemanis marka. Garis tersebut memiliki makna khusus yang berkaitan dengan identitas dan kewenangan pengelolaan jalan.
Hal itu diungkap langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat melakukan touring jalur selatan dari Cianjur hingga Pangandaran.
Dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Dedi terlihat puas dengan kondisi infrastruktur yang ia tinjau. Ia bahkan secara spontan memuji kualitas jalan yang dilaluinya.
“Waduh jalannya keren banget ya,” ucapnya.
Namun, menurut Dedi, bukan hanya kualitas aspal yang menjadi perhatian. Ia menegaskan bahwa garis kuning di tepi jalan tersebut merupakan penanda resmi jalan provinsi.
Garis itu, kata Dedi, sekaligus menjadi pembeda dari jalan kabupaten. Dengan adanya marka tersebut, masyarakat bisa mengetahui secara langsung ruas mana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, identitas visual ini penting sebagai bentuk transparansi kepada publik. Warga tidak lagi bingung menentukan tanggung jawab ketika menemukan kerusakan jalan atau ingin menyampaikan aduan.
Kebijakan ini juga disebut menjadi bagian dari program “Jalan Leucir” yang ia dorong sejak awal menjabat. Program tersebut menitikberatkan pada perbaikan menyeluruh serta identifikasi jelas terhadap ruas jalan provinsi.
