Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinas Petenakan Purwakarta Pastikan Kesehatan Hewan, Lonjakan Pasokan Jelang Idul Adha

E
EgiEditor: Egi
|06:00 WIB
Bagikan:
Dinas Petenakan Purwakarta Pastikan Kesehatan Hewan, Lonjakan Pasokan Jelang Idul Adha
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, Wini Karmila, memastikan kondisi kesehatan hewan kurban di wilayahnya dalam keadaan aman. (Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta, Wini Karmila, memastikan kondisi kesehatan hewan kurban di wilayahnya dalam keadaan aman.

Hal ini menyusul terjadinya lonjakan pasokan hewan ternak ke Pasar Hewan Ciwareng Purwakarta. Lonjakannya cukup mencolok dibandingkan minggu-minggu sebelumnya.

"Sampai saat ini tidak ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK, Lumpy Skin Disease atau LSD, maupun penyakit zoonosis lainnya di Purwakarta," kata Wini saat dikonfirmasi, Senin (19/5).

Wini menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Balai Veteriner Subang dan laboratorium provinsi Jawa Barat rutin melakukan surveilans penyakit.

Ia juga mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban di tempat yang telah ditetapkan dan mendapat pengawasan dari pemerintah, seperti Pasar Hewan Ciwareng maupun lapak-lapak resmi yang telah diberi tanda sehat.

“Pastikan hewan yang dibeli telah diperiksa oleh petugas. Untuk peternak domba, dapat membeli di Pasar Citeko, Wanayasa dan Pasar Bojong, serta lapak ternak yang sudah mendapat label sehat,” ujarnya.

"Dengan peningkatan pasokan dan pengawasan ketat dari pemerintah, diharapkan pelaksanaan ibadah kurban tahun ini di Kabupaten Purwakarta dapat berjalan lancar, aman dan bebas dari ancaman penyakit hewan," ucap Wini menambahkan.

Sementara itu, pantauan di Pasar Hewan Ciwareng harga hewan kurban jenis sapi dan kerbau mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Salah satu pedagang hewan di pasar tersebut, Dirgo, mengungkapkan, meskipun saat ini belum terjadi lonjakan penjualan, harga sapi dan kerbau sudah naik antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per ekor dibandingkan harga normal. 

"Penjualan memang belum ramai, tapi harga sudah naik. Ini imbas dari PMK tahun kemarin," kata Dirgo.

Sementara itu, dari sisi pasokan, terjadi peningkatan yang signifikan. Menurut Dirgo, jumlah hewan ternak yang masuk ke pasar meningkat dari sekitar 300 ekor pada minggu sebelumnya menjadi sekitar 500 ekor saat ini.(add)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional1 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline2 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga2 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle3 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle4 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle5 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat6 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline6 jam lalu