Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat Klaim Data Penduduk Aman, Tak Ada Kebocoran Atas Serangan Peretas

H
HubaEditor: Huba
|07:30 WIB
Bagikan:
Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat Klaim Data Penduduk Aman, Tak Ada Kebocoran Atas Serangan Peretas

BANDUNG BARAT-Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menegaskan bahwa data penduduk yang dikelola pemerintah daerah tetap aman dan tidak mengalami kebocoran. Hal ini menanggapi isu yang belakangan ramai di media sosial terkait dugaan kebocoran data pribadi jutaan warga Jawa Barat oleh kelompok peretas. 

Sebagaimana diketahui, media sosial X dihebohkan dengan unggahan akun DigitalGostt pada Rabu (10/7), pukul 16.33 WIB. Dalam pernyataannya, akun yang mengklaim sebagai bagian dari kelompok DigitalGhost tersebut menyebut telah berhasil menguasai data pribadi milik sekitar 4,6 juta warga Jawa Barat.

Unggahan tersebut juga mempertanyakan kesiapan sistem pertahanan siber di Indonesia serta menyindir lemahnya pengamanan data oleh sejumlah instansi pemerintah.

Merespons hal itu, Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi atau laporan resmi mengenai kebocoran data penduduk yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. "Sejauh ini masih aman, tidak ada peretasan data penduduk. Kami juga belum menerima laporan terkait kebocoran data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) KBB,” ujar Yoppie saat dikonfirmasi, kemarin.

Menurut Yoppie, Diskominfotik KBB telah membentuk Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang secara khusus menangani berbagai bentuk gangguan, ancaman, maupun serangan terhadap sistem informasi milik pemerintah daerah, termasuk situs dan aplikasi yang dikelola oleh Disdukcapil KBB. "Kami sudah memiliki TTIS. Begitu ada laporan atau indikasi adanya serangan, tim ini langsung bergerak melakukan tindakan perbaikan dan pemulihan agar situs pemerintah kembali berfungsi dengan baik serta aman dari konten-konten negatif," jelasnya.

Yoppie mengaku bahwa upaya serangan siber terhadap sistem digital Pemkab Bandung Barat bukan hal baru. Berdasarkan catatan internal Diskominfotik, dari Januari hingga akhir Juni 2025 tercatat sekitar 36 ribu upaya serangan yang menyasar aplikasi dan situs web milik pemerintah daerah. "Serangan siber berdasarkan data dari Januari sampai akhir Juni mencapai 36 ribu. Mayoritas menyerang aplikasi dan website. Untungnya sistem keamanan kami masih cukup kuat. Firewall yang kami gunakan masih mampu menahan serangan tersebut, sehingga tidak sampai terjadi kebocoran," terangnya.

Ia menambahkan, sejauh ini Diskominfotik KBB terus memperkuat sistem keamanan siber untuk menghadapi berbagai potensi ancaman ke depan.

Menurutnya, keberadaan TTIS menjadi elemen vital dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah. "Ini menunjukkan bahwa Pemkab Bandung Barat serius dalam menghadapi berbagai potensi ancaman siber. Kami telah menyiapkan langkah konkret, mulai dari deteksi dini, respons cepat, hingga pemulihan sistem jika terjadi serangan," tegasnya.

Dirinya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya.

Ia memastikan, koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Disdukcapil KBB dan lembaga keamanan siber nasional, terus dilakukan demi menjaga integritas dan keamanan data publik. "Warga tidak perlu panik. Kami akan terus bekerja maksimal agar data masyarakat tetap terlindungi dan layanan digital berjalan dengan aman," tandasnya.(wit/je/sep)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga4 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang6 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional7 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional8 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta9 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat9 jam lalu