Inovasi Sanatsu Raih Dua Penghargaan pada Ajang Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2025

PASUNDANEKSPRES.ID -Kabupaten Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB) 2025.
Dalam acara awarding yang digelar pada Rabu, (3/12/2025) secara virtual, inovasi Sanatsu (Sabun Kertas Organik dari Limbah Kulit Nanas) karya siswa MTsN 1 Subang berhasil meraih Juara 1 Kategori Pelajar sekaligus dinobatkan sebagai Juara Favorit KIJB 2025 dengan jumlah pemilih sebanyak 22.001 orang.
Sanatsu merupakan inovasi ramah lingkungan yang mengolah limbah kulit nanas menjadi sabun kertas yang praktis, higienis, dan bernilai ekonomis.
Inovasi ini lahir dari ajang Subang Innovation Festival (SIF) dan berhasil membawa nama Kabupaten Subang tampil unggul di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Subang Iwan Syahrul Anwar, S.STP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut.
Ia menyampaikan, keberhasilan ini merupakan bukti semangat inovasi pelajar Subang yang terus tumbuh dan berkembang.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para inovator muda dari MTsN 1 Subang. Sanatsu bukan hanya membawa harum nama sekolah dan daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa kreativitas anak muda Subang mampu menjawab tantangan lingkungan melalui solusi nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa BP4D Kabupaten Subang akan terus mendukung pengembangan inovasi daerah agar dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat ekosistem inovasi di Subang. Kami berharap Sanatsu dapat terus dikembangkan dan menjadi produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Maka Subang semakin kokoh sebagai Daerah Inovatif dengan keberhasilan Sanatsu di KIJB 2025 sekaligus mempertegas komitmen Kabupaten Subang dalam mendukung visi Subang Ngabret dan Jawa Barat Istimewa melalui Inovasi dan Kolaborasi.
"Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelajar, ASN, dan masyarakat untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing daerah," pungkasnya.(znl)
