Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sumedang Darurat Demam Berdarah: Tujuh Orang Terkonfirmasi Terjangkit DBD di Dusun Cieunteung

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|14:44 WIB
Bagikan:
Sumedang Darurat Demam Berdarah: Tujuh Orang Terkonfirmasi Terjangkit DBD di Dusun Cieunteung
Ilustrasi Nyamuk DBD. (Sumber Gambar: Hermina Hospitals)

PASUNDAN EKSPRES - Wilayah Dusun Cieunteung di Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang, telah menjadi sorotan karena penyakit DBD. Puskesmas Conggeang menyatakan bahwa sejumlah warga telah didiagnosis DBD.

Menurut ungkapan dari Alit, seorang tokoh pemuda di sana, ada sekitar tujuh orang yang telah dikonfirmasi menderita DBD oleh pihak Puskesmas dan dua di antaranya harus dirujuk ke RS Pakuwon Sumedang.

Namun, Alit menginformasikan bahwa saat ini tidak ada lagi kasus DBD di Dusun Cieunteung.

BACA JUGA:Upaya Dinkes dalam Mengurangi Kasus DBD di Kabupaten Garut, Masyarakat Diminta Aktif Melakukan Kegiatan 3M Plus

BACA JUGA:Subang Bebas DBD, Pj Bupati: Basmi Nyamuknya Selamatkan Manusianya

"Alhamdulilah, warga yang terjangkit DBD sudah tidak ada lagi," jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa kasus DBD ini sudah terjadi di wilayah tersebut selama sekitar satu bulan, dari Januari sampai akhir Februari.

Selama periode tersebut, warga secara berkelanjutan terkena dampak dari wabah DBD.

"Warga secara bersambungan terjangkit DBD. Terakhir, warga yang terjangkit merupakan warga Cieunteung Peuntas," ungkapnya.

BACA JUGA:Mengenal Lebih Dalam Tentang DBD Tahapan, Gejala, dan Penanganannya

BACA JUGA:Belasan Warga Terjangkit DBD di Sumedang, Diminta Menjaga Pola Hidup Bersih

Alit menekankan pentingnya mengedukasi penyakit DBD ini oleh beberapa pihak terkait dan pemerintah setempat.

"Terakhir, ketika bulan Ramadan, dokter beserta tim dari Puskesmas Conggeang melakukan edukasi, sehingga terjangkitnya DBD sudah tidak ada lagi," tambahnya seperti yang dikutip dari Sumedang Ekspres.

Melansir dari Sumedang Ekspres, tidak hanya Dusun Cieunteung, beberapa wilayah lain di Kecamatan Conggeang juga terdampak oleh wabah DBD, termasuk Tangsi, Kawungluwuk, Cianda, dan beberapa wilayah lainnya.

(pm)

Berita Terbaru

Masih Ada Sekolah Tanpa Guru PAI, Kemenag Subang Dorong Pemerataan

Masih Ada Sekolah Tanpa Guru PAI, Kemenag Subang Dorong Pemerataan

Subang1 jam lalu
Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Anjani Tekankan Pentingnya Imunisasi Bagi Anak

Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Anjani Tekankan Pentingnya Imunisasi Bagi Anak

Subang1 jam lalu
Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline2 jam lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang4 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang4 jam lalu
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang4 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle5 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga6 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang7 jam lalu