Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tinjau Bangkai Bus Kecelakaan Maut di Ciater, Kompolnas: Kendaraan Beda antara Tampilan Luar dan Bagian Dalam

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:20 WIB
Bagikan:
Tinjau Bangkai Bus Kecelakaan Maut di Ciater, Kompolnas: Kendaraan Beda antara Tampilan Luar dan Bagian Dalam
Kepala Kompolnas Republik Indonesia, Puji Hartanto saat menjelaskan hasil tinjauan mengenai bus maut di Terminal Subang.

PASUNDAN EKSPRES-Dalam insiden kecelakaan maut di Ciater Subang yang menewaskan 11 korban, Kepolisian Nasional (Kompolnas) meninjau saksi bisu (bangkai bus laka lantas) di Terminal Subang, Senin (13/5).

Kepala Kompolnas Republik Indonesia, Puji Hartanto menyampaikan, adanya kendala dari sisi kendaraan yang menimbulkan keprihatinan serius terhadap keselamatan.

“Berdasarkan peninjauan di tempat kejadian perkara (TKP), ternyata kendaraan yang terlihat ada perbedaan antara penampilan luar dan kondisi bagian dalamnya,” terangnya.

Dia menyebut, menurut pihak yang terlibat dalam penyelidikan, hal ini merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Puji juga mengatakan, investigasi terhadap supir yang bertanggung jawab atas kendaraan tersebut sedang dilakukan. 

Namun, penyelidikan terhambat oleh kondisi kesehatan yang belum memungkinkan bagi pihak terkait untuk memberikan keterangan yang jelas. 

Meskipun demikian, lanjutnya, informasi yang telah disampaikan menjadi dasar pertimbangan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk investigasi mengenai supir ini sedang dilakukan, karena kondisinya juga masih belum begitu sehat. Paling tidak apa yang diceritakan itu kita jadi pertimbangan penyelidikan,” kata Puji Hartanto.

Pihak Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Peristiwa serupa yang terulang kembali menjadi perhatian utama, memicu kebutuhan akan tindakan preventif yang lebih serius. 

Masyarakat pun diimbau untuk lebih selektif dalam memilih kendaraan, dengan mengutamakan faktor keselamatan sebagai prioritas utama.

“Dalam upaya mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan, sinergi antara berbagai pihak terkait menjadi kunci utama. Langkah-langkah preventif harus segera diimplementasikan untuk menghindari dampak yang lebih buruk di masa mendatang,” pungkasnya. (cdp)

Berita Terbaru

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Retribusi Parkir di Subang Baru Rp496 Juta, Target 2026 Sebesar Rp1,5 Miliar

Headline9 menit lalu
Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Pemerintah Wacanakan Gaji ASN Melalui Koperasi dan Dana Pensiun, Ini Catatan Ekonom

Nasional14 menit lalu
Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Kebakaran Pasar Andir Garut Hanguskan Sejumlah Kios! Penyebab Masih Diselidiki!

Jawa Barat17 menit lalu
GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang13 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang13 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang13 jam lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang14 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional15 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional16 jam lalu