Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Maling, Seorang Anak Disabilitas di Karawang Tewas Dianiaya Warga

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|09:31 WIB
Bagikan:
Diduga Maling, Seorang Anak Disabilitas di Karawang Tewas Dianiaya Warga
R (15), seorang anak berkebutuhan khusus dari Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, meninggal setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

PASUNDANEKSPRES.ID - R (15), seorang anak berkebutuhan khusus dari Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, meninggal setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Sebelumnya, ia menjadi korban pengeroyokan warga di wilayah Cilamaya Wetan karena dituduh mencuri hingga dianiaya massa. Meski sempat dirawat, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sejak bayi, R telah yatim piatu dan dibesarkan oleh keluarga. Ia hidup dengan kondisi tunagrahita atau keterbelakangan mental, serta sering keluar rumah tanpa diketahui pihak keluarga.

Pihak keluarga tidak pernah menyangka bahwa pada 4 November 2025 lalu, R akan menjadi korban pemukulan massal yang akhirnya merenggut nyawanya. Korban mengalami luka parah berupa memar dan pendarahan di bagian kepala.

Kerabat korban yang datang ke rumah sakit menangis meratapi kepergian anak, adik, dan keponakan mereka yang meninggal dalam kondisi tragis. Beberapa anggota komunitas disabilitas juga hadir untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga.

Yana, bibi korban, mengatakan bahwa Rido yang mengalami tunagrahita memang sering pergi dari rumah tanpa tujuan jelas. Namun, ia menegaskan bahwa selama ini R tidak pernah terlibat dalam tindakan kriminal apa pun.

"Rido keluar kemana, kabur-kaburan tapi tidak pernah ada kasus apapun, enggak ada mencuri, kalau lagi kabur juga ada yang nangani, ada yang lapor ke keluarga terus kami jemput," kata Yana saat ditemui di RSUD Bayu Asih Purwakarta, Kamis, 13 November 2025.

Keluarga meminta pihak kepolisian segera menahan para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya R, remaja dengan keterbatasan mental yang masih duduk di kelas 8 dan seharusnya mendapat perlindungan lebih.

"Semoga ketangkap cepat, diadili, tanggung jawab, dan dihukum setimpal. Karena ini anak disabilitas, kita yang normal aja tidak boleh pakai kekerasan apalagi disabilitas," ujarnya

Sementara itu, kuasa hukum keluarga, Aris Nurjaman, menegaskan bahwa mereka sudah mengambil langkah hukum terkait kematian R. Laporan resmi juga telah diajukan ke Polres Karawang sejak Selasa, 11 November 2025.

"Saat ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), ini masih proses awal penyelidikan," kata Aris

Di sisi lain, Aris menyampaikan bahwa keluarga telah menyetujui proses autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Ia juga menegaskan bahwa tuduhan pencurian yang diarahkan warga tidak memiliki bukti.

"Makanya kita melakukan autopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, sebagai penambah bukti proses hukum yang sedang kami lakukan," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya berbagai luka yang terlihat jelas di tubuh korban. R mengalami tindakan main hakim sendiri oleh warga di Dusun Ondang 1, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, pada 4 November 2025, setelah ia dituduh mencuri pakaian.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang2 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini3 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat5 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline6 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional7 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline8 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga8 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline8 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline9 jam lalu