Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Uji Laboratorium Sudah Sampai ke DLH Jabar

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:20 WIB
Bagikan:
Uji Laboratorium Sudah Sampai ke DLH Jabar
Dinas Lingkungan Hidup terus mendalami pencemaran Sungai Cigembol dengan melakukan verifikasi lapangan dan proses pengambilan sampel air.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karawang terus mendalami dugaan pencemaran yang terjadi di aliran Sungai Cigembol hingga Sungai Cipatunjang sejak 24 Maret 2026. Upaya penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan verifikasi lapangan dan pengujian ilmiah terhadap sampel air guna memastikan kondisi sebenarnya.

Kepala Bidang TLPPL DLH Karawang, Lucky Mantera mengungkapkan, hingga saat ini hasil uji laboratorium sudah disampaikan ke DLH Provinsi untuk dilakukan pengolahan data dan menjadi bagian dari rangkaian investigasi awal.

“Saat ini, hasil uji laboratorium sudah disampaikan ke DLH Provinsi Jabar untuk dilakukan pengolahan data dan menjadi bagian dari rangkaian investigasi awal, sehingga belum dapat dipublikasikan kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga integritas proses penyelidikan yang tengah berjalan yang dilakukan oleh DLH Provinsi,” ujarnya.

Meski begitu, DLH memastikan, hasil investigasi akan tetap disampaikan kepada publik pada waktunya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Lucky menuturkan, sebelumnya DLH Provinsi Jawa Barat yang didampingi DLH Karawang telah melakukan penanganan tahap awal dengan fokus pada verifikasi lapangan dan proses pengambilan sampel air di lokasi kejadian, pada Jumat, 27 Maret 2026.

Selain itu juga dilakukan pengujian sampel air limbah yang dilakukan oleh DLH Provinsi Jawa Barat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan secara ilmiah ada atau tidaknya unsur pencemaran di aliran sungai yang sebelumnya dikeluhkan oleh warga.

“Pada hari yang sama, tim dari DLH Provinsi Jawa Barat juga melakukan verifikasi lapangan guna mencocokkan kondisi di lapangan dengan laporan yang diterima,” katanya.

Menurut Lucky, tahapan verifikasi dan pengujian laboratorium ini merupakan bagian krusial dalam proses investigasi, karena hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Ia menegaskan, setelah hasil verifikasi selesai, DLH Karawang akan segera menindaklanjuti sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Karena ini menjadi kewenangan KLH, kita akan melaporkan hasil verifikasi ini kepada KLH sebagai penerbit persetujuan lingkungannya,” tegasnya dan kami sudah melimpahkan surat hasil investigasi kami ke KLH pada tanggal 31 Maret 2025.

Lebih lanjut, Lucky menjelaskan, verifikasi lapangan dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat yang diterima pada 24 Maret 2026, serta informasi yang sempat beredar di media sosial terkait dugaan pencemaran di wilayah Dusun Cigembol, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel.

Tim yang diterjunkan terdiri dari Tim Pengaduan Bidang TLPPL DLH Kabupaten Karawang, dengan dukungan petugas dari UPT Laboratorium DLH Kabupaten Karawang sebagai pengambil sampel di lapangan.

Ia menerangkan, berdasarkan kronologi, pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, warga menemukan air sungai berubah warna menjadi putih, yang kemudian memicu kekhawatiran akan adanya pencemaran lingkungan.

“Dari hasil penelusuran awal yang dilakukan DLH Kabupaten Karawang pada tanggal 25 Maret 2026, sumber dugaan pencemaran diketahui berasal dari aktivitas industri PT Indah Kiat Karawang yang kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” tuturnya.

Lucky menegaskan, DLH Karawang berkomitmen menangani kasus ini secara serius dan transparan, dengan tetap mengedepankan prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami akan menangani kasus ini secara serius dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (kbe/ery)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga6 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang6 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta7 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang7 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional8 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang9 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional9 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional10 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline10 jam lalu