Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Gangguan Mata Selain Mata Minus, Sudah Tahu?

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|11:30 WIB
Bagikan:
5 Gangguan Mata Selain Mata Minus, Sudah Tahu?
Ilustrasi mata wanita (dok.pexels.com/Noelle Otto)

PASUNDAN EKSPRES - Gangguan mata umumnya dikenal dengan rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropi), dan silinder (astigmatisme). 

Namun, tahukah kamu ternyata mata dapat mengalami beberapa gangguan lainnya? Berikut gangguan mata selain mata minus yang perlu kamu ketahui. 

BACA JUGA:Bolehkan Makan Tahu Setiap Hari untuk Turunkan Berat Badan?

1. Rabun jauh

Rabun jauh atau miopi atau mata minus umumnya banyak terjadi di era digital seperti saat ini. Paparan gadget dan penggunaannya yang berlebihan membuat generasi sekarang mudah mengalami mata minus. Termasuk kamu?

Mata minus sendiri disebabkan oleh  beberapa faktor, seperti faktor genetik, kornea yang terlalu melengkung, serta kebiasaan melihat layar gadget atau buku terlalu lama. 

2.  Rabun dekat

Rabun dekat atau hipermetropi adalah gangguan penglihatan yang menyebabkan objek yang dekat terlihat tidak jelas, sedangkan objek yang jauh terlihat jelas. Rabun dekat terjadi karena bentuk kornea atau lensa mata yang tidak normal, atau bola mata yang terlalu pendek.

BACA JUGA:Kemenkes Sarankan Aktivitas Fisik untuk Cegah Stroke

3.  Silinder 

Gangguan mata yang menyebabkan penglihatan kabur dan berbayang, juga dikenal dengan istilah medis astigmatisme. Kondisi ini terjadi ketika kornea atau lensa mata tidak berbentuk cembung secara sempurna. 

BACA JUGA:Skincare untuk Mengecilkan Pori Pori di Wajah, Gunakan Serum

4. Mata tua

Mata tua, atau presbiopi, adalah kondisi ketika mata secara bertahap kehilangan kemampuan untuk fokus pada objek yang berada di jarak dekat. Hal ini merupakan bagian dari proses penuaan yang normal terjadi. 

5. Anisometropia

Pernah melihat suatu objek namun mata kanan dan kiri justru merefleksikannya dengan berbeda? itulah yang disebut dengan anisometropia. 

Anisometropia adalah kelainan refraksi pada kedua mata yang berbeda, sehingga penglihatan pada salah satu mata lebih buruk daripada mata lainnya. 

Anisometropia dapat disebabkan oleh faktor kelahiran (congenital) atau keturunan (hereditary).

Sekarang sudah tahu 'kan beberapa jenis gangguan yang umumnya terjadi pada mata manusia? Bahkan, tak jarang seseorang memiliki dua kelainan mata sekaligus yang membuatnya harus dibantu menggunakan kacamata agar melihat dengan jelas. (nym)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional8 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu