Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penjelasan Ahli Mengenai Banyaknya Kasus Bocil di RSCM

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|12:39 WIB
Bagikan:
Penjelasan Ahli Mengenai Banyaknya Kasus Bocil di RSCM
Penjelasan Ahli Mengenai Banyaknya Kasus Bocil di RSCM

PASUNDAN EKSPRES- Fenomena banyaknya anak-anak yang menjalani cuci darah di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta memicu perhatian dan kekhawatiran di kalangan warganet.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai situasi ini, beberapa ahli kesehatan memberikan penjelasan.

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Ketua UKK Tumbuh Kembang Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menjelaskan bahwa peningkatan jumlah anak-anak yang harus cuci darah di RSCM disebabkan oleh tingginya kasus penyakit ginjal kronis di kalangan anak-anak.

“Anak-anak yang mengidap penyakit ginjal kronik memerlukan perawatan intensif seperti cuci darah untuk menjaga kesehatan mereka,” ungkap dr. Rini dalam sebuah acara.

Sementara itu, dr. Piprim Basarah Yanuarso, Ketua Umum IDAI, menanggapi spekulasi netizen yang mengaitkan masalah ginjal anak-anak dengan kasus cemaran etilen glikol pada obat sirup yang terjadi pada tahun lalu.

Dr. Piprim menjelaskan bahwa meskipun kasus keracunan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) pernah terjadi, hal ini bukan penyebab utama dari fenomena saat ini.

“Kasus keracunan obat sirup sudah lama tertangani. Penyebab utama peningkatan kasus ginjal pada anak-anak saat ini lebih terkait dengan gaya hidup yang tidak sehat,” jelas dr. Piprim.

Menurut dr. Piprim, perubahan gaya hidup anak-anak, seperti kurangnya aktivitas fisik, konsumsi makanan dan minuman manis, serta pola makan yang tidak sehat, menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kasus diabetes, obesitas, dan gagal ginjal.

Survei IDAI menunjukkan bahwa 1 dari 5 remaja berusia 12-18 tahun mengalami tanda-tanda awal kerusakan ginjal, seperti hematuria (darah dalam urine) dan proteinuria (protein dalam urine).

“Gaya hidup dan kebiasaan kesehatan anak-anak kita saat ini sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serius,” tegas dr. Piprim.

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ini Tempat Wisata untuk Investor di Subang

Jawa Barat13 menit lalu
Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Polres Subang Amankan 36 Barang Bukti Pelanggaran Lalu Lintas

Headline1 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle2 jam lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle4 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline15 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle16 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang17 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional18 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional19 jam lalu