4 Bahaya Kebiasaan Mengunyah Es Batu yang Harus Kamu Tahu!

PASUNDANEKSPRES.ID - Siapa di sini yang suka ngunyah es batu? Duh, tahu nggak, sih kalau ada bahaya kebiasaan mengunyah es batu.
Yap, memang ya minum minuman dingin dengan es batu itu bikin nikmat, apalagi kalau cuaca lagi panas-panasnya.
Tapi gimana, ya kalau es batunya sampai dikunyah atau dimakan begitu saja? Kebiasaan ini ternyata cukup sering dilakukan banyak orang, bahkan tanpa disadari.
Sayangnya, kebiasaan mengunyah es batu tidak sesederhana kelihatannya dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mau tahu dampak apa saja dari "sekedar" mengunyah es batu?
Bahaya Kebiasaan Mengunyah Es Batu
Berikut ini adalah beberapa dampak buruk dari kebiasaan mengunyah es batu.
1. Gigi Bisa Rusak karena Es Batu
Gigi adalah bagian tubuh yang paling pertama merasakan dampak dari kebiasaan ini. Walaupun gigi tergolong kuat, menggigit benda keras seperti es batu secara berulang dapat merusak struktur gigi.
Dilansir dari Hello Sehat, es batu bisa mengikis lapisan enamel, yaitu lapisan pelindung terluar gigi.
Kalau enamel sudah menipis, gigi akan menjadi lebih sensitif, mudah ngilu saat terkena makanan panas atau dingin, dan lebih rentan berlubang. Dalam beberapa kasus, gigi bahkan bisa retak tanpa disadari.
2. Es Batu Tidak Selalu Bersih
Masalah lain yang sering luput dari perhatian adalah kebersihan es batu. Tidak semua es batu dibuat dari air bersih atau disimpan dengan cara yang higienis.
Es yang berasal dari air tercemar atau disimpan sembarangan bisa mengandung bakteri, virus, hingga parasit.
Jika es batu yang terkontaminasi ini dikonsumsi, risikonya cukup serius. Mulai dari diare, sakit perut, hingga penyakit seperti tifus, hepatitis A, dan infeksi saluran pencernaan lainnya bisa terjadi.
Karena itu, penting memastikan es batu berasal dari air yang benar-benar bersih dan proses pembuatannya higienis.
3. Makan Es Batu sebagai Tanda Anemia Defisiensi Besi
Selain karena kebiasaan, gemar makan es batu juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu, salah satunya anemia defisiensi besi.
Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi sehingga produksi sel darah merah menurun.
Beberapa ahli menduga bahwa mengonsumsi es batu dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga sementara waktu mengurangi gejala anemia seperti pusing dan lelah.
Inilah sebabnya sebagian penderita anemia defisiensi besi secara tidak sadar sering mengunyah es batu.
Jika kebiasaan makan es batu disertai gejala seperti kulit pucat, kuku mudah rapuh, mulut kering, lidah membengkak, atau tubuh mudah lelah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
4. Sakit rahang dan Gangguan Pencernaan
Tekanan berlebihan pada otot dan sendi rahang akibat mengunyah es batu yang keras dapat menyebabkan nyeri rahang, kesulitan membuka mulut, dan gangguan sendi temporomandibular.
Sementara itu, es batu yang terkontaminasi bakteri atau virus dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, diare, hingga infeksi saluran cerna yang serius.
Itulah bahaya kebiasaan mengunyah es batu yang harus kamu tahu. Mengunyah es batu memang terasa menyegarkan, tapi kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus, ya.
(ipa)
