4 Cara Menghentikan Kebiasaan Mengunyah Es Batu agar Kesehatan Mulut Terjaga

PASUNDANEKSPRES.ID - Hobi banget ngunyah es batu? Saatnya kamu harus berhenti, deh. Bingung gimana caranya? Ini dia cara menghentikan kebiasaan mengunyah es batu yang ampuh.
Bagi sebagian orang, mengunyah es batu memang bikin ketagihan. Sensasinya yang segar, bikin rileks, apalagi saat cuaca panas atau sedang bosan. Bahkan ada yang tanpa sadar selalu mencari es batu setelah minum.
Padahal, kebiasaan yang terlihat sepele ini bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan, terutama gigi dan mulut. Kalau kamu termasuk yang sering mengunyah es batu, sebaiknya mulai waspada.
Kenapa Mengunyah Es Batu Tidak Disarankan?
Dilansir dari laman Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, es batu itu keras. Saat dikunyah, gigi dan rahang dipaksa bekerja lebih keras dari seharusnya. Kalau dilakukan terus-menerus, dampaknya bisa muncul perlahan tanpa disadari.
Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah enamel gigi yang terkikis. Enamel adalah lapisan pelindung gigi. Kalau lapisan ini rusak, gigi jadi gampang ngilu, sensitif terhadap makanan panas atau dingin, dan lebih mudah berlubang.
Bukan cuma itu, es batu juga bisa membuat gigi retak atau patah, apalagi kalau kamu punya tambalan gigi atau pakai behel. Tekanan keras dari es bahkan bisa bikin tambalan gigi copot.
Rahang pun ikut terdampak. Mengunyah benda keras secara berulang dapat memicu nyeri rahang, bunyi “klik” saat membuka mulut, sampai gangguan sendi rahang (TMJ). Dalam jangka panjang, ini bisa bikin tidak nyaman saat makan atau berbicara.
Belum lagi soal gusi. Es batu bisa melukai jaringan gusi dan menyebabkan iritasi. Kalau dibiarkan, luka kecil ini bisa berkembang jadi infeksi.
Cara Menghentikan Kebiasaan Mengunyah Es Batu
Menghentikan kebiasaan mengunyah es batu memang membutuhkan kesadaran dan konsistensi. Berikut beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan secara bertahap:
1. Ubah Cara Menikmati Es
Kalau sekiranya sulit berhenti sepenuhnya, cobalah untuk tidak mengunyah es. Biarkan es mencair di lidah jadi kamu tetap mendapatkan sensasi segar tanpa merusak gigi.
2. Cari Pengganti yang lebih aman
Saat muncul keinginan mengunyah, pilih alternatif yang lebih aman seperti es serut, buah beku, sayuran segar, atau permen karet bebas gula. Alternatif ini dapat mengurangi risiko kerusakan gigi.
3. Kurangi minuman manis dan bersoda
Minuman manis dan bersoda dapat memperparah kerusakan enamel dan sensitivitas gigi. Sebagai gantinya, konsumsi air dingin atau teh herbal tanpa gula.
4. Rutin ke dokter gigi
Pemeriksaan gigi secara berkala sangat penting untuk mendeteksi kerusakan sejak dini, terutama kalau kamu sudah merasakan gigi sensitif atau nyeri rahang.
Itulah mengenai cara menghentikan kebiasaan mengunyah es batu yang bisa kamu coba. Mengunyah es batu memang terasa menyegarkan, tapi kalau dilakukan terus-menerus, dampaknya bisa merugikan, lho.
Kalau kamu memahami risikonya dan mulai mengubah kebiasaan secara perlahan, kamu bisa melindungi kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.
(ipa)
