Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Akun PlayStation Disebut Rentan Diretas Meski 2FA Aktif

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|19:00 WIB
Bagikan:
Akun PlayStation Disebut Rentan Diretas Meski 2FA Aktif
Isu keamanan Akun PlayStation ramai dibahas setelah sejumlah pengguna PSN mengaku kehilangan akses meski 2FA aktif. (Ilustrasi: Pexels)

PASUNDANEKSPRES.ID – Isu keamanan Akun PlayStation sedang ramai dibahas di media sosial setelah muncul laporan mengenai dugaan kerentanan besar di PlayStation Network atau PSN. Sejumlah pengguna mengaku kehilangan akses ke akun mereka, meski sudah mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor atau 2FA.

Kasus ini menjadi perhatian karena peretasan disebut dapat terjadi tanpa memerlukan email maupun kata sandi korban. Lebih mengkhawatirkan lagi, sistem 2FA yang seharusnya menjadi lapisan keamanan tambahan disebut tidak mampu mencegah pengambilalihan akun.

Akun PlayStation Disebut Bisa Diretas Tanpa Password

Dikutip PASUNDAN EKSPRES dari The Gamer, Minggu (24/5/2026), peretas diduga bisa mengambil alih akun Playstation-nya hanya dengan memberikan ID PSN pemain serta contoh riwayat pembelian kepada layanan bantuan Sony.

Dalam kasus yang beredar, data tersebut diduga dianggap cukup oleh pihak layanan bantuan untuk memverifikasi kepemilikan akun. Akibatnya, akses ke Akun PlayStation pengguna lain bisa berpindah ke pihak yang tidak berhak.

Masalah ini membuat banyak pengguna khawatir, terutama karena metode keamanan standar seperti password kuat dan 2FA ternyata belum tentu cukup untuk melindungi akun dari serangan berbasis layanan pelanggan.

Kasus Peretasan Dialami Podcaster PlayStation

Isu ini semakin ramai setelah podcaster PlayStation, Colin Moriarty, membagikan pengalaman pribadinya melalui media sosial X. Ia mengaku akun PSN miliknya diretas meskipun fitur 2FA sudah aktif.

"Akun PSN saya diretas, tampaknya sebagai bagian dari serangkaian tindakan canggih yang sedang berlangsung terhadap pengguna biasa maupun 'terkemuka'," kata Moriarty.

Moriarty juga menegaskan bahwa dirinya tidak menjadi korban phishing. Ia mengaku tidak mengklik tautan mencurigakan dan tidak pernah memasukkan kata sandi secara sembarangan.

Namun, saat kejadian berlangsung, ia menerima ratusan email spam dari berbagai sumber. Tidak lama kemudian, ia mendapatkan pesan teks yang menyatakan bahwa alamat email PlayStation Network miliknya telah diubah.

"Lalu saya menerima pesan teks yang menyatakan bahwa alamat email PlayStation Network saya telah diubah. Kemudian saya menerima pesan teks lagi yang mengatakan bahwa otentikasi dua faktor (2FA) telah dimatikan," sambungnya.

Dugaan Kebocoran Data Masih Belum Jelas

Moriarty menduga ada kemungkinan keterlibatan pihak internal atau data pelanggan yang bocor. Menurutnya, bisa saja ada seseorang yang memiliki akses ke data PSN dan menjual informasi pelanggan, atau data tersebut berasal dari kebocoran yang belum diketahui publik.

Meski begitu, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Hingga saat ini, Sony belum memberikan komentar resmi terkait penyebab peretasan maupun kemungkinan adanya celah dalam sistem layanan bantuan mereka.

Pengguna Masih Menunggu Penjelasan Sony

Sampai sekarang, belum ada kejelasan langkah apa yang dapat dilakukan pengguna untuk benar-benar mengamankan Akun PlayStation mereka dari kasus serupa.

Meski demikian, pengguna tetap disarankan untuk menjaga keamanan dasar, seperti memakai password unik, mengaktifkan 2FA, memantau aktivitas akun, dan segera menghubungi layanan resmi jika menerima notifikasi perubahan data yang tidak dikenal.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan akun tidak hanya bergantung pada password dan 2FA, tetapi juga pada proses verifikasi dari penyedia layanan. Jika sistem dukungan pelanggan memiliki celah, akun pengguna tetap berisiko diambil alih oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga10 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang12 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang12 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang12 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional14 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional15 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle15 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta15 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat15 jam lalu