Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Algoritma Instagram Berisiko Merusak Otak, Uni Eropa Bertindak

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|15:13 WIB
Bagikan:
Algoritma Instagram Berisiko Merusak Otak, Uni Eropa Bertindak
Algoritma Instagram Berisiko Merusak Otak, Uni Eropa Bertindak/foto ilustrasi via Freepik @wichayada

PASUNDAN EKSPRES - Facebook dan Instagram, yang merupakan bagian dari Meta, sedang diinvestigasi oleh Uni Eropa. Ini terjadi karena ada dugaan bahwa kedua platform tersebut melanggar peraturan konten online yang berlaku di kawasan tersebut.

Secara khusus, Facebook dan Instagram dianggap mengancam keamanan anak-anak. Regulator Uni Eropa menyatakan bahwa penyelidikan ini bisa berujung pada sanksi berupa denda terhadap Meta.

Menurut aturan Digital Services Act (DSA) yang berlaku sejak tahun lalu, Uni Eropa menekan platform media sosial untuk menghapus konten berbahaya dan ilegal dari layanan mereka.

BACA JUGA:Cara Mengirim Pesan WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor Telepon Terlebih Dahulu, Simak Disini!

Komisi Eropa memutuskan untuk melakukan investigasi mendalam terhadap Facebook dan Instagram karena kekhawatiran akan risiko yang ditimbulkan bagi pengguna berusia muda.

"Komisi Eropa khawatir dengan sistem di Facebook dan Instagram, termasuk algoritma yang dapat memicu kecanduan pada anak muda," kata seorang eksekutif Uni Eropa, dikutip dari Reuters, Jumat (17/5/2024).

Mengutip dari Halodoc, faktor utama yang menyebabkan kecanduan adalah perasaan senang di otak. Otak mengenali sesuatu yang menyenangkan sehingga berharap untuk selalu bisa mengulanginya terus-menerus.

Regulator juga menyoroti batas usia dan metode verifikasi yang diterapkan Meta untuk Facebook dan Instagram.

"Kami ingin anak muda memiliki pengalaman di internet yang sesuai dengan usia mereka. Kami telah menghabiskan satu dekade untuk mengembangkan 50 alat dan kebijakan yang dirancang untuk melindungi mereka," ujar juru bicara Meta.

Meta mengakui bahwa tekanan dari Uni Eropa adalah tantangan yang sedang dihadapi industri saat ini. Meta juga akan terus berkoordinasi dengan Komisi Eropa untuk memaparkan cara-cara mereka melindungi pengguna usia muda.

BACA JUGA:8 Cara Atasi Data Seluler Aktif Tapi Tidak Bisa Internetan dengan Mudah dan Dijamin Pulih Kembali

Sebagai informasi, pelanggaran aturan DSA bisa berujung pada denda sebesar 6% dari total pendapatan tahunan platform media sosial di Uni Eropa.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Rekomendasi Wisata untuk Tamu Perusahaan di Subang

Lifestyle17 menit lalu
Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Film Indonesia yang Tayang di Netflix September 2026, Ada Sekawan Limo 2

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle14 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang15 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional16 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional17 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle18 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional19 jam lalu