Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

AMD Pamer OpenClaw, AI Lokal Berjalan di PC Ryzen dan Radeon

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|21:30 WIB
Bagikan:
AMD Pamer OpenClaw, AI Lokal Berjalan di PC Ryzen dan Radeon
AMD hadirkan OpenClaw, AI agent lokal di PC Ryzen dan Radeon tanpa cloud. (Foto: AMD)

AMD baru saja memperlihatkan pendekatan berbeda dalam menjalankan kecerdasan buatan lewat kehadiran framework OpenClaw, yang memungkinkan AI agent berjalan langsung di komputer pengguna tanpa harus bergantung pada layanan cloud.

Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif Agent Computer milik AMD, yang mendorong agar proses komputasi AI dilakukan secara lokal di perangkat pribadi. Informasi ini dikutip Pasundan Ekspres dari Techspot, Selasa (17/3/2026).

Melalui konsep tersebut, AMD membayangkan sebuah masa depan di mana asisten AI dapat terus aktif di PC pengguna dengan ketergantungan yang sangat minim terhadap data center.

Pendekatan ini dianggap membawa sejumlah keuntungan, mulai dari peningkatan privasi data, kontrol komputasi yang lebih besar, hingga mengurangi kebutuhan berlangganan layanan berbasis cloud.

Dari sisi teknis, OpenClaw dapat dijalankan di sistem operasi Microsoft Windows dengan memanfaatkan Windows Subsystem for Linux (WSL2).

Untuk proses inferensi model AI, sistem ini menggunakan LM Studio dengan backend llama.cpp, sehingga pemrosesan dapat dilakukan langsung di perangkat pengguna.

Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna untuk menjalankan model bahasa besar seperti Qwen 3.5 35B A3B secara langsung di komputer mereka tanpa perlu bergantung pada server eksternal.

Selain itu, framework ini juga menghadirkan sistem memori lokal bernama Memory.md, yang berfungsi menyimpan konteks percakapan berbasis embedding tanpa perlu sinkronisasi ke cloud.

AMD sendiri menawarkan dua opsi konfigurasi perangkat keras untuk menjalankan OpenClaw. Konfigurasi pertama, RyzenClaw, mengandalkan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan memori terpadu sebesar 128GB. AMD merekomendasikan agar sekitar 96GB memori dialokasikan untuk kebutuhan grafis demi memastikan proses inferensi model berjalan optimal.

Dengan konfigurasi tersebut, model Qwen 3.5 mampu menghasilkan sekitar 45 token per detik, serta memproses input sebanyak 10.000 token dalam waktu sekitar 19,5 detik.

Sistem ini juga mendukung jendela konteks hingga 260.000 token, serta mampu menjalankan hingga enam AI agent secara bersamaan dalam satu waktu.

Sementara itu, konfigurasi kedua yang disebut RadeonClaw mengalihkan beban komputasi ke GPU workstation AMD Radeon AI PRO R9700 dengan kapasitas 32GB VRAM.

Dari sisi performa, konfigurasi ini mampu mencapai sekitar 120 token per detik, dengan waktu pemrosesan 10.000 token yang hanya membutuhkan sekitar 4,4 detik.

Namun, jendela konteks yang tersedia lebih kecil, yakni sekitar 190.000 token, dan hanya dapat menjalankan dua AI agent secara simultan.

AMD mengakui bahwa OpenClaw saat ini masih lebih ditujukan bagi pengembang dan early adopter yang ingin bereksperimen dengan AI agent berbasis lokal.

Untuk harganya, PC berbasis Ryzen AI Max+ dengan RAM 128GB diperkirakan mulai dari USD 2.700 atau sekitar Rp 44 juta. Sementara itu, GPU Radeon AI PRO R9700 dibanderol sekitar USD 1.299 atau setara Rp 21 juta.

Berita Terbaru

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline7 menit lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline26 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle1 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional2 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional2 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang3 jam lalu