Android XR Dapat Tambahan Fitur Anyar, Semakin Mendekati Apple Vision Pro

PASUNDANEKSPRES.ID - Google terus melakukan penyempurnaan pada Android XR, platform extended reality yang pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebagai pesaing langsung visionOS besutan Apple.
Seusai Samsung meluncurkan headset Galaxy XR tahun ini dengan banderol harga yang jauh lebih terjangkau dibanding Vision Pro, Google kini memperluas ekosistemnya lewat sejumlah fitur baru yang membuat pengalaman penggunaan kian menyerupai perangkat AR/VR milik Apple, seperti dikutip Pasundan Ekspres dari Techspot, Senin (15/12/2025).
Dalam presentasi terkininya, Google memaparkan pembaruan Android XR yang saat ini sudah tersedia dalam versi beta bagi pengguna Galaxy XR.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah PC Connect, sebuah kemampuan untuk melakukan streaming aplikasi dari laptop maupun PC berbasis Windows langsung ke tampilan XR.
Cara kerjanya serupa dengan Vision Pro yang dapat terhubung secara nirkabel dengan Mac, sehingga pengguna tetap bisa mengakses aplikasi produktivitas maupun hiburan tanpa harus melepas headset.
Namun, berbeda dari perangkat VR murni, Galaxy XR tetap menitikberatkan pada konsep extended reality sehingga hanya mendukung game PC berbasis 2D, bukan gim VR sepenuhnya.
Google juga menghadirkan Travel Mode, fitur yang berfungsi menjaga tampilan layar virtual tetap stabil saat pengguna berada di kendaraan bergerak seperti pesawat atau kereta. Pendekatan ini kembali mengadopsi konsep yang identik dengan fitur serupa di Apple Vision Pro.
Untuk menunjang pengalaman komunikasi, Google memperkenalkan Likenesses, yakni avatar 3D yang mampu merender ekspresi wajah pengguna secara realistis ketika melakukan panggilan video.
Fitur tersebut menjadi versi tandingan dari Personas di visionOS, dengan tujuan agar lawan bicara tidak hanya melihat wajah pengguna yang tertutup headset.
Tak hanya berfokus pada headset, Android XR juga disiapkan untuk mendukung perangkat smart glasses yang dijadwalkan mulai hadir pada tahun depan.
Google menjelaskan akan tersedia dua kategori perangkat, yaitu kacamata tanpa layar yang berinteraksi dengan Gemini melalui perintah suara dan kamera, serta model dengan tampilan optik yang mampu menampilkan navigasi, teks terjemahan, hingga informasi kontekstual secara langsung di lensa.
Salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian adalah XREAL Project Aura, kacamata Android XR berkabel yang menawarkan tampilan tembus pandang dengan sudut pandang mencapai 70 derajat.
Kacamata ini diklaim mampu menjalankan aplikasi hiburan dan produktivitas Android XR dengan pengalaman yang lebih ringan dibandingkan headset penuh. Google disebut akan mengumumkan detail peluncurannya pada tahun depan.
Di tengah Apple Vision Pro yang dinilai gagal meraih momentum pasar, para pemain besar seperti Google, Meta, dan Samsung justru mulai mengalihkan fokus ke pengembangan smart glasses—meskipun kehadiran kamera pada kacamata tetap memunculkan kekhawatiran soal privasi seperti yang terjadi pada era Google Glass sebelumnya.
Sementara itu, Valve juga dikabarkan kembali meramaikan pasar VR melalui Steam Frame, yang disebut-sebut mampu menjalankan aplikasi Android sehingga berpotensi memberikan dukungan tidak langsung terhadap Android XR.
(dbm)
