Begini Cara Hitung Jumlah kWh Token Listrik PLN, Rp100 Ribu Dapat Berapa? Ini Rumusnya!

PASUNDANEKSPRES.ID - Sudah tahu belum cara hitung jumlah kWh token listrik PLN Prabayar yang sering dibeli tiap bulan? Pasti sering mengira kalau nominal token listrik otomatis berubah jadi daya utuh tanpa potongan.
Betul, tidak?
Kenyataannya, angka kWh yang masuk ke meteran tidak selalu sama dengan nilai uang yang dibayar. Kondisi ini kerap bikin token terasa boros, padahal hitungannya bisa dipelajari secara sederhana.
Nah, token listrik PLN Prabayar ini sebenarnya menyimpan nilai energi listrik yang dikonversi ke satuan kWh. Nominal pembeliannya mulai dari Rp5.000 sampai Rp1.000.000, namun hasil akhirnya tergantung tarif listrik dan pajak daerah.
Sebelum masuk ke langkah perhitungan, pahami dulu dasar perbedaannya. kW merupakan satuan daya listrik, sedangkan kWh adalah satuan energi listrik yang dipakai per jam.
Token listrik yang dibeli akan diubah lebih dulu ke kWh, bukan langsung ke daya.
Cara Hitung Jumlah kWh Token Listrik PLN Prabayar
Perhitungan token listrik bisa dilakukan sendiri tanpa alat tambahan. Setiap token listrik mengandung nilai listrik isi ulang. Nominalnya beragam, mulai dari ribuan hingga jutaan rupiah.
Nilai tersebut tidak sama persis dengan kWh yang diterima karena adanya potongan PPJ dan perbedaan tarif per kWh.
Berikut langkah-langkah cara hitung jumlah kWh token listrik secara runtut.
1. Cari tahu tarif listrik per kWh
Langkah awal dimulai dari mengecek tarif listrik sesuai daya rumah.
Tarif ini bisa berbeda dan biasanya ditetapkan per periode tertentu.
Data tarif listrik rumah tangga:
- Daya 450 VA bersubsidi: Rp415 per kWh
- Daya 900 VA RTM: Rp650 per kWh
- Daya 1.300–2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh
- Daya 3.500 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh
2. Ketahui pajak penerangan jalan (PPJ)
Setiap daerah menetapkan PPJ berbeda, umumnya berkisar antara 3 hingga 10 persen.
Informasi ini bisa dilihat di struk pembelian token atau kebijakan pemerintah daerah setempat.
3. Gunakan rumus menghitung kWh
Setelah tarif dan PPJ diketahui, perhitungan kWh bisa langsung dilakukan.
Rumus:
- kWh = (Harga token listrik – PPJ) / Tarif dasar listrik
Contoh perhitungan:
- Pembelian token listrik sebesar Rp100.000
- Daya listrik rumah: 1.300 VA
- PPJ: 3 persen (berbeda di setiap wilayah)
Perhitungan:
- PPJ 3% dari Rp100.000 = Rp3.000
- Harga token bersih = Rp100.000–Rp3.000 = Rp97.000
- Tarif listrik = Rp1.444,70 per kWh
Hasil:
- Rp97.000/Rp1.444,70 = sekitar 67,15 kWh
Artinya, token listrik Rp100.000 untuk daya 1.300 VA akan menghasilkan kurang lebih 67,15 kWh yang masuk ke meteran.
Begitulah cara hitung jumlah kWh token listrik PLN Prabayar yang bisa dilakukan kapan saja tanpa ribet.
Pemahaman ini juga memudahkan mengatur konsumsi listrik harian agar lebih efisien dan terencana.
(pm)
