Cara Menyimpan Sepatu agar Awet dan Tidak Berjamur

PASUNDANEKSPRES.ID - Begini cara menyimpan sepatu agar awet. Sepatu yang dirawat dengan baik tidak hanya terlihat lebih bersih, tetapi juga memiliki usia pakai yang lebih lama.
Sayangnya, masih banyak orang yang kurang memperhatikan cara menyimpan sepatu sehingga mudah berjamur, berbau, atau bahkan mengalami kerusakan pada sol dan bahan.
Padahal, cara menyimpan sepatu yang benar cukup sederhana. Dengan menjaga kebersihan, kelembapan, dan sirkulasi udara, kondisi sepatu bisa tetap prima meski jarang digunakan.
Simak beberapa tips yang dapat kamu terapkan.
Cara Menyimpan Sepatu agar Awet
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu coba dalam menyimpan sepatu agar awet.
1. Simpan Bungkus Gel Silika
Saat membeli sepatu baru, biasanya terdapat bungkus kecil berisi gel silika di dalam kotak. Jangan langsung dibuang karena gel silika berfungsi menyerap kelembapan yang dapat memicu munculnya jamur dan bau tidak sedap.
Kamu bisa meletakkan beberapa bungkus gel silika di dalam maupun di sekitar sepatu saat disimpan. Cara ini membantu menjaga bagian dalam sepatu tetap kering, terutama jika disimpan dalam lemari.
2. Gunakan Tisu Bebas Asam untuk Menjaga Bentuk Sepatu
Agar bentuk sepatu tidak mudah berubah, isi bagian dalam sepatu menggunakan tisu penyerap atau tisu bebas asam.
Selain membantu mempertahankan bentuk asli sepatu, tisu juga dapat menyerap sisa kelembapan yang masih tertinggal setelah sepatu digunakan.
Jika ingin perlindungan lebih, bungkus sepatu menggunakan tisu bebas asam sebelum disimpan di rak atau lemari.
3. Pastikan Sepatu Benar-Benar Kering
Jangan pernah menyimpan sepatu dalam kondisi masih basah atau lembap. Kelembapan menjadi penyebab utama tumbuhnya jamur serta munculnya bau tidak sedap.
Setelah digunakan atau dicuci, keringkan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Untuk beberapa jenis sepatu, penjemuran di bawah sinar matahari dapat dilakukan sesuai rekomendasi bahan.
Apabila ingin proses pengeringan lebih cepat, kamu dapat menggunakan pengering rambut dengan pengaturan suhu rendah agar bahan sepatu tidak mudah rusak.
4. Hindari Menyimpan Sepatu di Dalam Box Terlalu Lama
Banyak orang mengira menyimpan sepatu di dalam kotak merupakan cara terbaik untuk menjaga kualitasnya. Padahal, penyimpanan dalam box tertutup untuk waktu yang lama justru kurang disarankan.
Kotak sepatu memiliki sirkulasi udara yang terbatas sehingga kelembapan mudah terperangkap di dalamnya. Akibatnya, sol sepatu dapat menguning, bahan lebih cepat kusam, dan risiko munculnya jamur menjadi lebih tinggi.
Jika tetap ingin menggunakan box, keluarkan sepatu secara berkala agar memperoleh sirkulasi udara yang cukup.
5. Pilih Tempat Penyimpanan dengan Sirkulasi Udara yang Baik
Rak sepatu terbuka atau lemari dengan ventilasi yang baik menjadi tempat penyimpanan yang lebih ideal dibanding ruang tertutup tanpa aliran udara.
Sirkulasi udara yang baik membantu menjaga kondisi sepatu tetap kering sehingga pertumbuhan bakteri dan jamur dapat diminimalkan.
Selain itu, hindari menyimpan sepatu di tempat yang terlalu lembap maupun terlalu panas karena keduanya dapat mempercepat kerusakan bahan sepatu.
6. Jauhkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung
Meskipun sepatu perlu dikeringkan setelah dicuci, bukan berarti sepatu harus terus-menerus terkena sinar matahari langsung saat disimpan.
Paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat membuat warna sepatu lebih cepat pudar, lem perekat melemah, hingga bahan tertentu menjadi kaku atau retak.
Karena itu, simpan sepatu di tempat yang teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Cara menyimpan sepatu yang benar sangat berpengaruh terhadap daya tahan dan tampilannya.
Mulai dari memanfaatkan gel silika, mengisi bagian dalam sepatu dengan tisu bebas asam, memastikan sepatu benar-benar kering, hingga memilih tempat penyimpanan dengan sirkulasi udara yang baik merupakan langkah sederhana yang dapat memperpanjang usia pakai sepatu.
(ipa)
