Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Daftar Aplikasi Mirip Kredivo untuk Solusi Keuangan Terbaik

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|11:00 WIB
Bagikan:
Daftar Aplikasi Mirip Kredivo untuk Solusi Keuangan Terbaik
Daftar Aplikasi Mirip Kredivo untuk Solusi Keuangan Terbaik (Image From: Alibaba Cloud)

PASUNDAN EKSPRES - Kredivo adalah salah satu aplikasi kredit digital yang semakin populer di Indonesia. Dengan ekosistem yang luas, layanan beragam, serta sistem keamanan yang baik, banyak masyarakat memilih Kredivo sebagai solusi keuangan mereka.

Namun, pendaftaran di Kredivo terbilang sulit karena syarat dan verifikasinya cukup ketat. Jika pengajuan Kredivo kamu ditolak atau akun kamu terblokir, ada beberapa alternatif aplikasi serupa yang bisa digunakan. Di bawah ini terdapat beberapa aplikasi yang memiliki fitur mirip dengan Kredivo. 

Daftar Aplikasi Mirip Kredivo

Berikut adalah beberapa daftar aplikasi mirip Kredivo yang bisa kamu gunakan untuk melakukan pinjaman online. 

Akulaku

Akulaku bisa dibilang sebagai "Kredivo merah" karena kemiripan layanan dan fitur yang ditawarkan. Akulaku lebih dulu hadir dibandingkan Kredivo, sehingga memiliki jumlah pengguna yang lebih banyak.

Keunggulan Akulaku:

  • Proses pendaftaran lebih mudah dibanding Kredivo, sehingga banyak yang menjadikannya sebagai opsi kedua setelah ditolak di Kredivo.
  • Fitur PayLater dan cicilan tanpa kartu kredit yang bisa digunakan untuk belanja online di berbagai e-commerce, seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.
  • Limit kredit yang cukup besar dengan tenor cicilan fleksibel hingga 12 bulan.

Kekurangan Akulaku:

  • Customer service (CS) sering slow response, membuat pengguna kesulitan jika mengalami masalah.
  • Keamanan aplikasi sempat menjadi perhatian, namun mulai mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Indodana

Indodana adalah aplikasi kredit digital yang menawarkan layanan PayLater dan pinjaman tunai. Layanan ini mirip dengan Kredivo, terutama dalam hal metode pembayaran di merchant-merchant tertentu.

Keunggulan Indodana:

  • Dapat digunakan di berbagai merchant online, meskipun jumlahnya masih kalah dibanding Kredivo.
  • Sistem bunga dan biaya admin mirip dengan Kredivo, sehingga pengguna tidak merasa perbedaan yang signifikan dalam penggunaan PayLater.

Kekurangan Indodana:

  • Bunga tinggi untuk layanan pinjaman tunai, sehingga kurang direkomendasikan bagi yang membutuhkan dana cepat dengan bunga rendah.

Julo 

Julo lebih dikenal sebagai aplikasi pinjaman online berbasis smartphone dibandingkan sebagai layanan PayLater. Namun, bagi yang mencari alternatif pinjaman cepat dengan bunga rendah, Julo bisa menjadi pilihan.

Keunggulan Julo:

  • Bunga lebih rendah dibandingkan kebanyakan aplikasi pinjaman online lainnya.
  • Proses pengajuan mudah melalui aplikasi, hanya perlu mengisi data pribadi dan mengunggah dokumen yang diperlukan.

Kekurangan Julo:

  • Tidak memiliki fitur PayLater seperti Kredivo dan Akulaku.
  • Hanya fokus pada pinjaman tunai, sehingga kurang cocok bagi yang mencari fasilitas cicilan tanpa kartu kredit.

Tunaiku 

Tunaiku adalah layanan pinjaman tunai online yang menawarkan tenor pembayaran lebih lama dibandingkan aplikasi sejenis. Jika Kredivo dan Akulaku lebih fokus pada PayLater dan cicilan, Tunaiku lebih cocok bagi yang membutuhkan pinjaman jangka panjang.

Keunggulan Tunaiku:

  • Plafon pinjaman tinggi, mulai dari Rp2 juta hingga Rp20 juta.
  • Tenor panjang hingga 20 bulan, cocok untuk yang ingin cicilan ringan.
  • Pencairan cepat, hanya perlu menunggu 24 jam setelah pengajuan disetujui.

Kekurangan Tunaiku:

  • Tidak memiliki fitur PayLater seperti Kredivo.
  • Denda keterlambatan cukup tinggi, yakni Rp150 ribu per bulan.

Bagi yang mencari alternatif Kredivo, Akulaku adalah pilihan terbaik karena memiliki fitur PayLater yang hampir sama. Jika lebih fokus pada pinjaman tunai, Julo dan Tunaiku bisa menjadi opsi yang lebih baik.

Sementara itu, Indodana cocok bagi yang ingin layanan PayLater dengan proses pendaftaran lebih mudah. Pastikan kamu mempertimbangkan kebutuhan finansial dan membaca syarat serta ketentuan yang berlaku. 

(ipa)

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional10 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional45 menit lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang52 menit lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional1 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat1 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional1 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional2 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta3 jam lalu