Di Mana Ujung Sungai Cipunagara Subang? Begini Rute Menuju Hilirnya

PASUNDANEKPSRES.ID - Sungai Cipunagara punya perjalanan panjang yang membentang dari pegunungan sampai pesisir utara Jawa Barat. Ujung Sungai CIpunagara Subang pun menjadi bagian akhir dari aliran sepanjang sekita 147,3 kilometer yang melewati sejumlah wilayah sebelum mencapai Laut Jawa.
Sungai Cipunagara sendiri dikenal sebagai sungai terpanjang di Kabupaten Subang. Jalurnya pun tidak hanya berada di satu kawasan karena aliran sungai tersebut juga melewati Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu.
Sepanjang perjalanan, kondisi wilayah yang dilewati ikut berubah, mulai dari kawasan pegunungan di selatan hingga dataran rendah di bagian utara.
Di Mana Ujung Sungai Cipunagara Subang?
Mengutip Wikipedia, perjalanan Sungai Cipunagara ini bermula dari Gunung Bukit Tunggul yang berada di kawasan Pegunungan Bandung Utara.
Secara administratif, hulu Sungai Cipunagara masuk ke Desa Cipunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Kawasan hulu memiliki Situ Cipabeasan, sebuah danau alami yang berada di sekitar wilayah sumber aliran.
Dari kawasan tersebut, air bergerak menuju daerah yang lebih rendah dan kemudian mengikuti jalur sungai menuju bagian hilir.
Karakter wilayah hulu cukup berbeda dari daerah pesisir. Topografinya didominasi kawasan bergunung-gunung, sedangkan wilayah yang semakin mendekati hilir memiliki permukaan yang lebih landai.
Sungai Cipunagara juga memiliki jaringan aliran yang cukup luas. Daerah Aliran Sungai atau DAS Cipunagara mencapai sekitar 1.360 kilometer persegi dan mencakup tiga kabupaten.
DAS tersebut terbagi menjadi lima sub-DAS dan memiliki sekitar 74 anak sungai. Beberapa aliran yang terhubung di dalamnya yaitu Sungai Cikandung, Sungai Cigadung, Sungai Cilamatan, Sungai Cikaramas, Sungai Cileat, Sungai Ciburung, dan Sungai Cicanang.
Sungai Cikandung merupakan salah satu anak sungai terbesar dan berhulu di Gunung Tampomas.
Aliran dari sejumlah anak sungai tersebut kemudian bergabung dalam sistem Sungai Cipunagara hingga menuju wilayah hilir.
Muara Sungai Cipunagara Ada di Patimban
Setelah melewati perjalanan sekitar 147,3 kilometer, aliran sungai sampai ke Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang. Kawasan tersebut merupakan lokasi muara Cipunagara sebelum airnya masuk ke Laut Jawa.
Nah, ujung Sungai Cipunagara Subang berada di kawasan Patimban tersebut. Letaknya di pesisir utara membuat bagian akhir sungai memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kawasan hulunya di Cisalak.
Patimban sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan pesisir di Subang. Keberadaan muara Cipunagara membuat wilayah tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang sungai yang membentang dari kawasan pegunungan hingga laut.
Akses Menuju Hilir Lewat Kampung Galian
Perjalanan menuju kawasan hilir dapat diarahkan ke Kampung Galian. Informasi tersebut dibagikan melalui akun TikTok @maullanaahyar yang memperlihatkan perjalanan menggunakan perahu dari kawasan tersebut.
Setelah sampai di Kampung Galian, perjalanan dapat dilanjutkan melalui jalur air. Tarif perahu yang disebutkan dalam unggahan tersebut sekitar Rp150 ribu, sedangkan estimasi perjalanan kurang lebih 40 menit.
Perjalanan melalui sungai menawarkan pengalaman berbeda karena jalurnya mengikuti aliran air menuju kawasan hilir.
Pemandangan sepanjang perjalanan juga berubah secara perlahan ketika perahu bergerak mendekati kawasan pesisir.
Kampung Galian dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Titik keberangkatan perahu dan akses terakhir menuju lokasi sebaiknya dikonfirmasi kepada warga atau pengelola setempat sebelum berangkat.
Setelah melewati berbagai wilayah dan menerima aliran dari puluhan anak sungai, Cipunagara akhirnya sampai pada titik pertemuannya dengan Laut Jawa.
(pm)
