Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Film No Other Choice: Satir Gelap Korea Selatan yang Wajib Dilirik Oscars 2026

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|14:10 WIB
Bagikan:
Film No Other Choice: Satir Gelap Korea Selatan yang Wajib Dilirik Oscars 2026
Gambar: Salah satu scene dalam trailer film No Other Choice beserta judul. (Sumber: Screenshot via YouTube NEON)

PASUNDANEKSPRES.ID - Film asal Korea Selatan kembali menunjukkan taringnya di panggung dunia. Film No Other Choice sukses menembus Shortlist Oscars 2026 dalam kategori "International Feature Film" dan membuka peluang besar untuk melangkah sebagai nominasi resmi.

Karya terbaru Park Chan-wook ini menghadirkan kisah getir yang terasa dekat, ironis, dan memancing tawa pahit.

Lee Byung-hun dipercaya sebagai pemeran utama, membawa beban cerita yang perlahan berubah dari drama keluarga menjadi satire sosial yang tajam dan berani.

Sorotan global terhadap film No Other Choice bukan kejutan semata. Park Chan-wook dikenal konsisten meramu cerita yang berlapis, emosional, dan penuh kejutan visual.

Kali ini, isu yang diangkat terasa sangat relevan, tentang pekerjaan, harga diri, dan sistem yang perlahan menekan manusia sampai ke titik terendah.

Film No Other Choice ini pantas dikulik lebih dalam karena bukan sekadar drama kehilangan pekerjaan, melainkan potret getir tentang manusia yang kehabisan pilihan.

Film No Other Choice dan Visi Park Chan-wook

Nama Park Chan-wook tak pernah absen dari percakapan film kelas dunia.

Sutradara asal Korea Selatan ini telah mengharumkan negaranya lewat karya-karya kuat seperti trilogi Vengeance, Thirst, The Handmaiden, hingga Decision To Leave. Film No Other Choice menjadi kelanjutan logis dari reputasi tersebut.

Film ini menyuguhkan semua ciri khas Park Chan-wook: visual megah, komposisi adegan yang rapi, karakter eksentrik, serta humor gelap yang muncul di momen tak terduga.

Banyak penonton membandingkan film No Other Choice dengan "Parasite" karya Bong Joon-ho.

Perbandingan itu terasa masuk akal karena keduanya sama-sama mengkritik sistem sosial dan ekonomi, meski lewat pendekatan yang sangat berbeda.

"No Other Choice" mengajak penonton menertawakan nasib buruk manusia modern. Kritik terhadap kapitalisme dibungkus dalam kisah personal yang absurd, membuat rasa pahit berubah menjadi tawa yang mengganggu.

Sinopsis Film No Other Choice

Film No Other Choice menggambarkan kehidupan pasangan suami istri, Man Soo dan Mi Ri, yang perlahan terhimpit oleh kenyataan hidup.

Man Soo telah bekerja di sebuah perusahaan kertas selama 25 tahun. Loyalitas panjang itu mendadak tak berarti ketika perusahaan diambil alih dan posisinya dihapus begitu saja.

Kisahnya dibuka lewat adegan makan malam yang hangat dan indah. Man Soo memasak untuk keluarganya di rumah yang dikelilingi pepohonan dan taman rapi.

Hadiah belut mahal dari kantor dianggap sebagai simbol penghargaan, bahkan bukti bahwa dirinya tak tergantikan. Daun berguguran menemani pelukan Man Soo kepada keluarganya, berharap momen itu abadi.

Kenyataan berkata lain. Belut mahal ternyata tanda perpisahan. Man Soo resmi menganggur.

Hari-hari berikutnya dipenuhi lamaran kerja yang selalu gagal. Kompetitor lebih muda, lebih segar, dan lebih kejam. Gaya hidup keluarga terpaksa berubah, bahkan rumah yang menjadi simbol pengabdian ikut terancam.

Di titik terendah, Man Soo menemukan solusi paling ekstrem. Pikiran gilanya muncul sederhana tapi mengerikan: menyingkirkan semua pesaing. Petualangan absurd pun dimulai.

Man Soo membenarkan semua tindakannya demi peran sebagai kepala keluarga. Seperti judulnya, film No Other Choice menegaskan satu hal: pilihan sudah habis.

Film No Other Choice Masuk Shortlist Oscars 2026

Film No Other Choice dinilai kuat karena berani menggabungkan drama, komedi hitam, dan kritik sosial tanpa kehilangan identitas. Akting Lee Byung-hun tampil menekan dan emosional, sementara arahan Park Chan-wook terasa matang dan penuh kendali.

Adaptasi dari novel karya Donald Westlake dipilih jalur berbeda, menjauh dari kekerasan eksplisit menuju satire yang lebih menusuk.

Tema universal, eksekusi sinematik, dan relevansi global membuat film No Other Choice layak diperhitungkan di Oscars 2026.

Peluang nominasi terbuka lebar karena film ini berbicara soal ketakutan yang dirasakan banyak orang di berbagai negara.

Itu dia sekilas tentang sinopsis, pemain, dan keikutsertaannya di Oscars 2026.

Film No Other Choice bukan hanya tontonan, tapi pengalaman sinema yang meninggalkan rasa tidak nyaman sekaligus refleksi panjang.

(pm)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang5 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang9 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang34 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline44 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu