Friendster Hadir Kembali, Tambah Teman Kini Harus Tatap Muka

PASUNDANEKSPRES.ID - Friendster kembali mencuri perhatian publik setelah resmi hadir lagi sebagai platform media sosial dengan konsep yang berbeda dari kebanyakan aplikasi modern saat ini. Media sosial legendaris yang sempat populer di era 2000-an tersebut kini membawa pendekatan yang lebih personal dan minim distraksi digital. Menariknya, Friendster terbaru sementara ini hanya tersedia untuk perangkat Apple melalui App Store.
Melihat langsung di App Store, aplikasi Friendster dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. Aplikasi ini memiliki ukuran yang cukup ringan, hanya sekitar 6,5 MB dengan klasifikasi usia pengguna 13 tahun ke atas.
Friendster Kembali dengan Konsep Media Sosial yang Lebih Personal
Berbeda dari media sosial populer lainnya, Friendster terbaru menawarkan tampilan home yang lebih bersih tanpa iklan maupun algoritma rekomendasi konten. Pengguna hanya akan melihat unggahan dari teman yang benar-benar terhubung dengan mereka.
Konsep ini membuat pengalaman menggunakan Friendster terasa lebih sederhana dan fokus pada hubungan sosial asli, bukan mengejar viralitas atau popularitas akun tertentu.
Selain itu, Friendster juga menghapus budaya adu followers yang selama ini menjadi ciri media sosial modern. Jumlah followers tidak lagi ditampilkan kepada pengguna sehingga interaksi terasa lebih natural.
Cara Tambah Teman di Friendster Harus Bertemu Langsung
Salah satu fitur paling unik dari Friendster terbaru adalah sistem pertemanannya. Pemilik Friendster saat ini, Mike Carson, menghadirkan konsep “mengetuk ponsel pintar” sebagai satu-satunya cara menambahkan teman baru di aplikasi tersebut.
Artinya, pengguna harus berada sangat dekat secara fisik dan saling mengetuk smartphone masing-masing secara bersamaan untuk bisa terhubung sebagai teman di Friendster.
Konsep ini sengaja dibuat untuk membangun hubungan sosial yang lebih nyata dibanding sekadar koneksi digital biasa.
Tak hanya itu, hubungan pertemanan di Friendster juga dapat melemah jika pengguna lama tidak berinteraksi secara langsung.
Menurut Carson, apabila dua pengguna tidak pernah saling menyentuhkan ponsel mereka dalam jarak dekat setidaknya sekali dalam setahun, koneksi pertemanan mereka akan melemah di dalam aplikasi.
"Ini bukan hukuman. Ini adalah sinyal halus bahwa persahabatan sejati harus dipupuk secara langsung, bukan secara online," kata Carson, dikutip PASUNDAN EKSPRES dari Gigazine, Rabu (29/4/2026).
Fitur Friendster Terbaru Tanpa Pencarian Bebas
Friendster juga tetap mempertahankan konsep komunitas tertutup. Pengguna memang bisa melihat teman dari teman mereka dan mengirim permintaan pesan, tetapi koneksi tetap harus dilakukan melalui tap langsung di dunia nyata.
Pada bagian bawah aplikasi tersedia beberapa menu utama seperti feed, chat, dan notifikasi. Untuk fitur komunikasi, Friendster menyediakan opsi chat 1:1 serta group messages untuk percakapan bersama beberapa teman sekaligus.
Menariknya lagi, tidak tersedia fitur pencarian pengguna secara bebas. Hal tersebut membuat Friendster terasa lebih privat dibanding media sosial lain yang serba terbuka.
Dengan konsep anti-algoritma, tanpa followers, dan sistem pertemanan tatap muka, Friendster mencoba menghadirkan kembali esensi media sosial yang lebih dekat dengan hubungan sosial nyata.
