Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Honda Brio Laku Keras? Ini Alasan Brio Jadi Raja LCGC

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:34 WIB
Bagikan:
Kenapa Honda Brio Laku Keras? Ini Alasan Brio Jadi Raja LCGC
Kenapa Honda Brio Laku Keras? Ini Alasan Brio Jadi Raja LCGC

PASUNDAN EKSPRES- Honda dikenal sebagai salah satu produsen mobil dan motor terbesar di Indonesia. Di pasar motor, mereka sudah jelas mendominasi. Tapi bagaimana dengan mobil? Meski tidak menjadi penguasa pasar, Honda tetap punya tempat istimewa di hati masyarakat.

Banyak yang memimpikan memiliki mobil Honda – mulai dari HR-V yang diidamkan ibu muda, Jazz GK5 yang jadi incaran anak muda, hingga CR-V yang disukai para bapak-bapak.

Sayangnya, banyak orang hanya bisa menjadikan mobil Honda sebagai impian. Alasannya sederhana harga mobil Honda cenderung lebih mahal dibandingkan kompetitor Jepang lain, kecuali Mazda.

Meski demikian, dengan desain yang stylish, fitur yang memadai, dan finishing yang terasa lebih premium, Honda berhasil membangun citra sebagai brand eksklusif di Indonesia.

Namun, ada satu model yang jadi pengecualian – Honda Brio. Mobil mungil ini justru berhasil menjadi tulang punggung Honda di Indonesia. Bagaimana cerita di balik suksesnya Honda Brio?

Awal Mula Honda Brio

Honda Brio pertama kali diluncurkan sebagai respons terhadap program LCGC (Low Cost Green Car) pemerintah Indonesia. Saat itu harganya bahkan di bawah Rp100 juta.

Desainnya cukup unik, mesinnya biasa saja, dan soal kenyamanan jauh dari kata memuaskan. Bahkan, kesan premium ala Honda nyaris hilang di generasi pertama Brio.

Meski begitu, anehnya mobil ini laku keras. Penjualannya melejit dan Brio menjadi salah satu model terlaris Honda. Dari sinilah Brio mulai mengambil peran penting sebagai penyumbang terbesar penjualan Honda di tanah air.

Generasi Kedua Desain Lebih Aman, Pasar Lebih Luas

Honda tidak tinggal diam. Di generasi kedua, Brio hadir dengan perubahan desain yang lebih aman dan konvensional. Bagian belakang yang tadinya unik ala Civic Wonder kini dibuat lebih simpel agar bisa diterima lebih banyak orang.

Hasilnya? Brio Gen 2 semakin diminati. Jika dibandingkan dengan LCGC lain seperti Toyota Agya atau Daihatsu Ayla, desain Brio terlihat lebih “niat” dan punya aura yang sedikit lebih premium.

Aura LCGC-nya pun terasa lebih tipis, sehingga banyak yang lupa kalau Brio sebenarnya mobil di kelas ini.

Mesin Lebih Unggul di Kelasnya

Bagaimana dengan performa? Sekilas, mesin Brio terkesan biasa saja. Tapi di kelas LCGC, mesin 1.200 cc 4 silinder milik Brio jelas lebih baik dibandingkan mesin 3 silinder kompetitor seperti Agya.

Bobot Brio yang hanya sekitar 900 kg juga membuat power-to-weight ratio-nya cukup baik, memberi sensasi berkendara yang lebih lincah dan fun to drive.

Interior dan Fitur? Jangan Berekspektasi Tinggi

Soal interior, Brio tetaplah mobil murah. Jangan berharap kemewahan ala Honda City Hatchback. Bahkan pada varian RS sekalipun, nuansa kabin masih terasa sederhana. Namun untuk harga di kelas LCGC, hal ini wajar.

Pengganti Honda Jazz?

Setelah Honda Jazz discontinue, banyak yang menganggap Brio sebagai penerusnya. Walaupun secara resmi posisinya digantikan oleh Honda City Hatchback, harga City yang jauh lebih tinggi membuat Brio jadi pilihan utama anak muda yang dulu mengincar Jazz. Tak heran, banyak pemilik Brio kini merasa punya "baby Jazz".

Brio Jadi Raja Penjualan Honda

Kesuksesan Brio tidak main-main. Di tahun 2022, Honda Brio menyumbang 50,3% dari total penjualan Honda di Indonesia. Angka yang luar biasa untuk sebuah mobil di kelas LCGC.

Jadi, Apakah Honda Brio Layak Dibeli?

Jawabannya: iya, jika kamu mengutamakan desain dan fun to drive. Brio menawarkan tampilan yang lebih menarik dibanding LCGC lain dan sensasi berkendara yang cukup menyenangkan.

Namun jika kamu lebih peduli pada fitur keselamatan, ada opsi lain seperti Daihatsu Sirion yang sudah dilengkapi VSC dan traction control – fitur yang tidak dimiliki Brio.

Pada akhirnya, di rentang harga Rp200 jutaan, konsumen harus memilih antara desain dan fitur. Tidak ada mobil yang bisa memberi keduanya secara maksimal. Gimana menurut kamu? Apakah Honda Brio cukup worth it untuk dimiliki?

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional11 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline33 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang51 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu