Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Tencent Tidak Membuat AOV dan HOK Jadi Satu Game Saja?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:34 WIB
Bagikan:
Kenapa Tencent Tidak Membuat AOV dan HOK Jadi Satu Game Saja?
Kenapa Tencent Tidak Membuat AOV dan HOK Jadi Satu Game Saja?

PASUNDAN EKSPRES- Sejak perilisan global "Honor of Kings," banyak pertanyaan dan kekhawatiran muncul mengenai masa depan "Arena of Valor."

Banyak yang bertanya-tanya apakah game ini akan tetap berjalan seperti biasa atau bahkan menghadapi kemungkinan penutupan.

Setelah mengumpulkan informasi dan meninjau sejarahnya, berikut yang bisa kita simpulkan:

Asal Usul dan Hubungan dengan Honor of Kings

Hubungan: Arena of Valor (AoV) sebenarnya merupakan adaptasi global dari "Honor of Kings," yang disesuaikan oleh Tencent untuk pasar internasional.

Dirilis pada tahun 2016, AoV bertujuan untuk menarik pasar di luar Tiongkok karena perbedaan budaya dan desain yang dianggap tidak sesuai dengan selera global.

Keadaan Saat Ini: Awalnya sangat populer, AoV menghadapi tantangan seiring waktu.

Saat ini, game ini masih cukup diminati terutama di Thailand, Vietnam, dan Taiwan, namun mulai redup di wilayah lain, termasuk Indonesia.

Masalah Pengembangan dan Konten

Stagnasi

AoV mengalami kesulitan dalam pembaruan konten dan inovasi. Penambahan baru seperti hero atau skin berkualitas jarang terjadi, dan kolaborasi sering kali menggunakan kembali aset dari Honor of Kings.

Perubahan Tim Pengembang: Banyak pengembang asli telah meninggalkan Tencent, beralih ke proyek lain atau perusahaan lain, yang mempengaruhi kapasitas pengembangan dan kreativitas AoV.

Prospek Masa Depan

1. Posisi Game

Saat ini, AoV beroperasi sebagai proyek sekunder bagi Tencent, tertutup oleh kesuksesan dan fokus pada Honor of Kings.

Game ini bertahan berkat basis pemain yang sudah ada dan biaya pengembangan minim untuk konten yang dipinjam dari pendahulunya.

2. Kemungkinan Penutupan

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, AoV tetap bertahan berkat basis pemain yang setia di pasar utama.

Perpaduan dengan elemen dari Honor of Kings memastikan game ini tetap relevan, meskipun tanpa pembaruan besar atau investasi yang signifikan.

Meskipun tidak akan bergabung dengan Honor of Kings, Arena of Valor tetap eksis sebagai hasil mutasi yang menggabungkan sumber daya dari pendahulunya.

Kehidupan game ini diyakini masih terjamin berkat keterlibatan pemain yang masih aktif, meskipun dengan konten baru yang terbatas.

Bagi para pemain yang masih menikmati AoV, disarankan untuk melanjutkan, memahami posisi uniknya di dunia MOBA saat ini.

Demikian ringkasan tentang situasi saat ini dan prospek masa depan Arena of Valor pasca-rilis global Honor of Kings.

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang5 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline9 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline9 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline9 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle11 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle12 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle14 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle15 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional15 jam lalu