Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lumpuhkan PDNS, Begini Cara Kerja Ransomware Brain Cipher

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:32 WIB
Bagikan:
Lumpuhkan PDNS, Begini Cara Kerja Ransomware Brain Cipher
Lumpuhkan PDNS, Begini Cara Kerja Ransomware Brain Cipher

PASUNDAN EKSPRES- Indonesia saat ini sedang digemparkan oleh serangan ransomware Brain cipher, yang baru-baru ini berhasil melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) dan menghentikan sejumlah layanan publik.

Serangan ini diduga merupakan varian dari ransomware LockBit 3.0.

Ransomware Brain cipher bekerja dengan mengenkripsi file korbannya dan meminta tebusan untuk mengembalikannya.

Dalam insiden PDNS, para peretas menuntut tebusan sebesar 1 juta dolar Amerika, yang setara dengan sekitar Rp 13,1 miliar.

Target utama ransomware ini adalah organisasi, yang mana serangan tersebut dapat menyebabkan gangguan signifikan pada operasi mereka.

Menurut perusahaan keamanan siber Peris ai, Brain cipher menggunakan teknik canggih untuk menyusup dan menyebar dalam jaringan.

Metode utama penyusupan Brain cipher adalah melalui email phishing yang berisi lampiran atau tautan berbahaya.

Setelah berhasil masuk ke dalam jaringan, ransomware ini menggunakan berbagai taktik untuk meningkatkan hak istimewa, menghindari deteksi, dan mendapatkan akses ke informasi sensitif.

Misalnya, Brain cipher menggunakan Windows Command Shell untuk eksekusi perintah dan melewati kontrol akun pengguna untuk eskalasi hak istimewa.

Selain itu, Brain cipher juga melakukan pemindaian registri dan penemuan informasi sistem serta perangkat lunak untuk mengidentifikasi target bernilai tinggi.

Ransomware ini mencuri kredensial dari peramban web dan cookie sesi, memungkinkan penyerang untuk menyusup lebih dalam ke jaringan atau mengekstraksi data sensitif.

Pada akhirnya, Brain cipher mengenkripsi data korban, membuatnya tidak dapat diakses hingga tebusan dibayar.

Teknik ini sangat efektif dalam menyebabkan gangguan besar pada operasi organisasi, seperti yang terjadi pada insiden PDNS.

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga17 menit lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang37 menit lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta57 menit lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang1 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional2 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang3 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional3 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional3 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline3 jam lalu