Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menyorot Penggunaan AED yang Masih Minim dalam Situasi Darurat di Event Olahraga

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|11:58 WIB
Bagikan:
Menyorot Penggunaan AED yang Masih Minim dalam Situasi Darurat di Event Olahraga
Menyorot Penggunaan AED yang Masih Minim. (Sumber Gambar: https://my.vanderbilthealth.com/aeds/)

PASUNDAN EKSPRES - Penggunaan AED (Automated External Defibrillator) atau perangkat portable untuk membantu orang yang mengalami henti jantung menjadi sorotan.

Penanganan Medis yang Buruk: Tidak Adanya Penggunaan AED

Tidak adanya penggunaan AED pada kejadian kejang, pingsan, dan berujung meninggal dunianya pebulu tangkis junior asal China yakni Zhang Zhi Jie pada Minggu, 30 Juni 2024 pun menjadi buah bibir di mana-mana.

Banyak yang menyayangkan penanganan medis terhadap pebulu tangkis berusia 17 tahun tersebut.

Selain dari tim media yang terlambat dan terlihat kurang sigap memberikan pertolongan pada Zhang Zhi Jie, tidak terlihat juga prosedur melakukan Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR).

BACA JUGA:BWF Umumkan Daftar Atlet yang Lolos ke Olimpiade Paris 2024, Indonesia Ada 6 Wakil

BACA JUGA:RIP Zhang Zhi Jie, Pebulu Tangkis Junior China yang Meninggal Dunia usai Kejang dan Pingsan di Lapangan

Standar Operasional Prosedur BWF

Dalam rekaman yang beredar pula, tidak ada petugas medis atau siapa pun itu yang menggunakan AED (Automated External Defibrillator) padahal alat tersebut sangat krusial dan wajib tersedia di mana pun terutama pada event olahraga yang melibatkan kesehatan dan fisik.

Namun, PP PBSI memberikan pernyataannya melalui Kabid Humas dan Media, Broto Happy, bahwa tim medis sudah bertugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) BWF dan Badminton Asia.

SOP atau aturan BWF berupa tenaga medis baru bisa memasuki lapangan ketika mendapatkan izin dari wasit yang memimpin pertandingan.

BACA JUGA:Marcus Gideon Resmi Tinggalkan Dunia Bulu Tangkis Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-33

BACA JUGA:Jelang Olimpiade Paris 2024, PBSI Terapkan Karantina Bagi Tim Bulu Tangkis Indonesia

Hal tersebut menjadi perdebatan dan mengundang kemarahan dari para warganet dan tak sedikit yang mendesak untuk segera mengganti atau mengubah peraturan konyol tersebut.

Aturan tersebut diminta untuk diperbaiki menjadi tim medis tak perlu menunggu isyarat atau izin dari referee jika ada situasi yang darurat dan juga demi keselamatan para atlet yang bertanding. 

Selain itu, Dokter Tirta pun ikut mengomentari mengenai kejadiaan nahas ini.

"Evaluasi menyeluruh panitia penyelenggara, tim medis, dan rules BWF," Tulisnya di media sosialnya pada Senin (1/7).

"Mungkin diagnosanya meunrut saya VT/VF. Padahal jika dapat support AED, itu bisa membantu sangat," tambahnya.

Semoga kejadian ini bisa menjadi bahan evaluasi BWF terkait SOP yang sudah diterapkan dan juga penggunaan AED (Automated External Defibrillator) yang bisa lebih dipertimbangkan lagi. (pm)

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle20 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional33 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional35 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle37 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional47 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu