Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Netflix Akuisisi Warner Bros, Namun Tak Melirik Divisi Game

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|18:30 WIB
Bagikan:
Netflix Akuisisi Warner Bros, Namun Tak Melirik Divisi Game
Netflix akuisisi Warner Bros, fokus IP hiburan utama, divisi game belum jadi prioritas strategis. (Foto: Steam)

PASUNDANEKSPRES.ID - Netflix secara resmi mengumumkan telah mengakuisisi Warner Bros dengan nilai fantastis mencapai USD 82,7 miliar atau setara sekitar Rp 1.379 triliun.

Namun yang cukup menarik perhatian, perusahaan streaming tersebut justru tidak menunjukkan ketertarikan besar terhadap unit bisnis game yang berada di bawah Warner Bros.

Padahal, Warner Bros diketahui memiliki berbagai judul game yang terbilang sukses secara komersial di pasar global.

Studio pengembang Batman Arkham, Rocksteady, pengembang seri game LEGO, Traveller's Tales, pengembang Hogwarts Legacy, Avalanche Software, serta kreator Mortal Kombat, NetherRealm, seluruhnya berada di bawah payung Warner Bros. Games.

Menurut Netflix, meskipun Hogwarts Legacy mencatat penjualan sangat tinggi hingga puluhan juta kopi dan meraup pendapatan miliaran dolar, jajaran game tersebut nyaris tidak dianggap sebagai faktor penting dalam kesepakatan akuisisi raksasa ini.

Menanggapi isu tersebut, Co-CEO Netflix, Greg Peters, memberikan pernyataan terkait kemungkinan dampak akuisisi terhadap lini bisnis game Netflix.

“Warner Bros telah melakukan pekerjaan yang luar biasa di sektor game, namun sejak awal kami memang tidak memberikan penilaian apa pun terhadap aspek tersebut karena kontribusinya relatif kecil jika dibandingkan dengan gambaran besar secara keseluruhan,” ujar Peters, dikutip dari IGN, Selasa (16/12/2025).

“Meski begitu, kami sangat antusias dengan sejumlah properti yang telah mereka kembangkan. Hogwarts merupakan contoh yang sangat baik, dikerjakan dengan kualitas tinggi, dan kami melihat potensi untuk mengintegrasikannya ke dalam penawaran kami,” lanjutnya.

Peters juga menilai bahwa Warner Bros memiliki jajaran studio game yang solid, dengan talenta-talenta berpengalaman di bidangnya. Hal ini tercermin dari sejumlah game kelas AAA yang telah dirilis sebelumnya.

“Namun perlu ditegaskan kembali, elemen tersebut belum kami masukkan ke dalam model perhitungan kesepakatan yang kami lakukan,” tegas Peters.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa Warner Bros. Games memang tengah menghadapi tantangan besar, meskipun memiliki beberapa judul unggulan, khususnya sejak peluncuran Hogwarts Legacy.

Pada Januari lalu, mantan kepala divisi game Warner Bros, David Haddad, resmi meninggalkan perusahaan menyusul kegagalan besar yang dialami Suicide Squad: Kill the Justice League serta MultiVersus.

Tak lama berselang, Warner Bros. Games mengumumkan rencana penutupan Monolith Productions, Player First Games, serta studio mereka di San Diego, bersamaan dengan keputusan membatalkan pengembangan game Wonder Woman.

Beberapa bulan setelahnya, tepat pada Juni, perusahaan mengumumkan langkah restrukturisasi besar dengan memfokuskan pengembangan hanya pada empat waralaba utama, yakni Mortal Kombat, Harry Potter, DC, dan Game of Thrones.

Salah satu judul yang menjadi pukulan terberat bagi perusahaan adalah Suicide Squad: Kill the Justice League garapan Rocksteady.

Pada 2024, game tersebut menyebabkan kerugian pendapatan sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 3,3 triliun, sementara MultiVersus mencatat kerugian sekitar USD 100 juta atau setara Rp 1,6 triliun. Di sisi lain, Harry Potter: Quidditch Champions juga gagal meninggalkan kesan positif di pasar.

“Kami menyadari bahwa bisnis game saat ini berada jauh di bawah potensi yang seharusnya bisa dicapai,” ungkap Presiden dan CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline46 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline53 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu