Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Muharram 1447 H beserta Jadwal Lengkapnya!

PASUNDAN EKSPRES - Simak niat puasa Ayamul Bidh di bulan Muharram. Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.
Dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, puasa ini dikenal sebagai "puasa hari-hari putih", merujuk pada kondisi bulan purnama yang bersinar terang pada malam hari.
Bagi umat Islam yang ingin menambah amalan ibadah dan meraih pahala berlipat, puasa ini adalah kesempatan emas, terutama bila dijalankan di bulan-bulan mulia seperti Muharram.
Secara harfiah, "Ayyamul Bidh" berarti hari-hari putih. Istilah ini merujuk pada keterangan bulan di pertengahan bulan Hijriah, di mana bulan tampak bulat sempurna dan cahayanya sangat terang di malam hari.
Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah puasa sunnah yang dikerjakan selama tiga hari berturut-turut: tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Praktik puasa ini bukan hanya sekadar kebiasaan para ulama terdahulu, tetapi juga merupakan sunnah dari Rasulullah SAW.
Waktu Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Muharram 1447 H
Bulan Muharram dikenal sebagai salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci dalam Islam, di mana amalan kebaikan akan diganjar berlipat-lipat.
Maka, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh di bulan ini memiliki nilai spiritual yang jauh lebih tinggi.
Berikut adalah jadwal puasa Ayyamul Bidh di bulan Muharram tahun 1447 Hijriah:
- 13 Muharram 1447 H – Rabu, 9 Juli 2025
- 14 Muharram 1447 H – Kamis, 10 Juli 2025
- 15 Muharram 1447 H – Jumat, 11 Juli 2025
Puasa di bulan Muharram sangat dianjurkan karena bulan ini adalah "Syahrullah", yaitu bulan Allah. Bahkan dalam hadis disebut bahwa sebaik-baiknya puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Muharram (HR. Muslim).
Niat Puasa Ayyamul Bidh
Seperti ibadah lainnya, niat menjadi hal penting dalam pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh.
Niat boleh dilafalkan secara lisan maupun dalam hati, tergantung kebiasaan dan kenyamanan masing-masing individu.
Bacaan Niat Umum Puasa Ayyamul Bidh:
Bahasa Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلَّهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta'âlâ)
Artinya:
"Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."
Waktu mengucapkan niat disunnahkan sejak malam hari sebelum puasa.
Namun, jika lupa atau tidak sempat, niat masih dapat dilakukan hingga sebelum tergelincirnya matahari (waktu zuhur), asalkan belum melakukan hal yang membatalkan puasa sejak subuh.
Amalan yang Dianjurkan Saat Puasa Ayyamul Bidh
Selain menahan diri dari makan dan minum, berikut adalah amalan yang dianjurkan saat menjalankan puasa Ayyamul Bidh:
- Membaca Al-Qur’an
- Bersedekah
- Memperbanyak zikir dan doa
- Shalat sunnah (dhuha, tahajud, dan lainnya)
- Menjaga lisan dari ghibah atau perkataan sia-sia
Itulah niat puasa Ayamul Bidh di bulan Muharram. Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan ringan yang memiliki pahala besar. Jangan lewatkan kesempatan istimewa pada 13, 14, dan 15 Muharram 1447 H.
(ipa)
