Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Shutt, Jangan Dilanjut! 5 Tips Berhenti Mengkritik Diri Sendiri untuk Tingkatkan Percaya Diri

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:51 WIB
Bagikan:
Shutt, Jangan Dilanjut! 5 Tips Berhenti Mengkritik Diri Sendiri untuk Tingkatkan Percaya Diri
Shutt, Jangan Dilanjut! 5 Tips Berhenti Mengkritik Diri Sendiri untuk Tingkatkan Percaya Diri (Image From: Pexels/Yan Krukau)

PASUNDAN EKSPRES - Mengkritik diri sendiri terkadang menjadi kebiasaan yang tidak disadari. Pasti di antara kamu seringkali berpikir negatif terhadap diri sendiri, sehingga perasaan berubah menjadi kesedihan dan penghinaan yang sulit usai.

Kamu tahu gak, kalau pikiran-pikiran negatif tersebut dapat menjadi penghalang untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan, bahkan bisa merusak kesehatan mental kamu. 

Menurut Dr. Kristin Neff, seorang ahli dalam bidang self-compassion (kasih sayang pada diri sendiri), kebiasaan mengkritik diri sering muncul dari rasa takut akan kegagalan atau keinginan untuk terus meningkatkan diri.

Namun, ketika kritik diri menjadi terlalu keras, hal ini justru kontraproduktif dan memicu stres, kecemasan, atau bahkan depresi.

Oleh karena itu, penting banget untuk mengurangi kebiasaan berpikir negatif atau mengkritik terhadap diri sendiri.

Tapi, mungkin kamu akan mengatakan kalau itu sulit. Tenang, gak sulit, kok. Ada tips-tips yang bisa bantu kamu mengurangi kebiasaan mengkritik diri sendiri. 

Tips Berhenti Mengkritik Diri Sendiri

Berikut adalah beberapa tips berhenti mengkritik diri sendiri yang bisa kamu coba. 

Kenali Pola Kritik Diri Kamu 

Tips pertama untuk mengurangi kebiasaan mengkritik diri sendiri adalah dengan menyadari kapan dan bagaimana kamu melakukannya.

Kamu bisa mencatat momen-momen saat kamu merasa terlalu keras terhadap diri sendiri. Kamu bisa mencoba bertanya pada diri kamu, seperti, "Apa yang menjadi pemicu kritik?" atau "Apakah kritik yang kamu lakukan berdasarkan fakta atau asumsi?"

Kalau kamu bisa mengenali pola tersebut, kamu mungkin bisa memahami penyebabnya dan mencari solusi yang lebih sehat. 

Praktik Self-Compassion

Dr. Neff merekomendasikan untuk menggantikan kritik diri dengan self-compassion. Hal tersebut melibatkan tiga poin utama, yaitu, mindfullnes, common humanity, dan self-kindness.

Mindfulness sendiri merupakan kesadaran perasaan negatif kamu tanpa ada penghakiman.

Common humanity adalah cara kamu untuk mengingat bahwa semua orang memiliki kelemahan dan membuat kesalahan.

Terakhir adalah self-kindness, yaitu perlakukan diri kamu sendiri seperti kamu memperlakukan teman kamu yang sedang mengalami kesulitan. 

Ubah Cara Berbicara Kamu 

Tips berikutnya adalah dengan berusaha mengubah  bagaimana kamu berbicara kepada diri sendiri.

Alih-alih kamu menggunakan kata-kata yang keras, seperti "bodoh" atau "gagal", kamu bisa mencoba menggunakan kalimat yang lebih baik, misalnya, "Saya sedang belajar dari kesalahan ini", atau "Tidak apa-apa kalau tidak sempurna".

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Positive Psychology, berbicara dengan cara yang lebih pantas dan layak dapat meningkatkan rasa percaya diri dan produktivitas.

Fokus pada Kemampuan Kamu 

Kamu harus tahu, daripada kamu fokus pada kelemahan kamu, lebih baik kamu mencari tahu apa yang menjadi kemampuan kamu.

Kamu bisa menuliskan hal-hal yang kamu kuasai, pencapaian kamu, atau karakter positif yang kamu miliki.

Beberapa studi mengatakan bahwa seseorang yang berlatih untuk mengenali kekuatan atau kemampuan mereka, mereka memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dan lebih tahan terhadap kritik, baik dari diri sendiri ataupun orang lain. 

Memaafkan Diri Sendiri 

Tidak ada salahnya kamu mengkritik diri sendiri, tapi kamu juga perlu untuk memaafkan diri sendiri.

Kesalahan merupakan bagian dari kehidupan. Daripada kamu terus-menerus menghukum diri sendiri, belajarlah untuk memaafkan diri kamu.

Kamu bisa menuliskan kesalahan yang kamu lakukan, apa yang kamu pelajari dari kesalahan tersebut, dan langkah-langkah yang bisa kamu ambil untuk memperbaiki situasi di masa yang akan datang. 

Walaupun berhenti mengkritik diri sendiri butuh waktu, kamu pasti bisa untuk melewati prosesnya dengan baik.

Kamu harus tahu bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, dan kesalahan adalah bagian dari hidup. 

(ipa)

Berita Terbaru

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Cerita Sopir Angkot: Mengais Rezeki dari Setiap Liter Bensin

Subang4 jam lalu
DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline8 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline8 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline8 jam lalu
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle10 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle11 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle12 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle14 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional14 jam lalu