Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Skandal Pembobolan Data Negara: Kominfo Tidak Minta Maaf, Hacker yang Minta Maaf

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|12:18 WIB
Bagikan:
Skandal Pembobolan Data Negara: Kominfo Tidak Minta Maaf, Hacker yang Minta Maaf
Skandal Pembobolan Data Negara: Kominfo Tidak Minta Maaf, Hacker yang Minta Maaf

PASUNDAN EKSPRES- Dalam skandal terbaru yang mengejutkan, pembobolan data negara mengungkap kelemahan serius dalam sistem keamanan data nasional.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak memberikan pernyataan maaf, sementara justru pihak hacker yang menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Salah satu temuan paling mencolok adalah tidak adanya backup di Pusat Data Nasional. Data pribadi warga negara yang seharusnya dilindungi dan dianggap penting ternyata diabaikan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prioritas pemerintah dalam menjaga keamanan data rakyatnya.

Permintaan maaf dari pihak hacker, yang biasanya menjadi musuh dalam skenario pembobolan data, menyoroti sikap pemerintah yang kurang menghargai pentingnya data pribadi.

Sebuah ironi ketika rakyat yang seharusnya dilindungi justru merasa tidak dianggap penting, kecuali saat pemilihan umum.

Para hacker ini diketahui tidak ingin menargetkan institusi besar seperti bank, rumah sakit, atau universitas.

Namun, mereka berhasil membobol data suatu negara yang seharusnya memiliki keamanan tingkat tinggi.

Dalam pesan mereka, terdapat peringatan untuk tidak menghubungi polisi atau pihak data recovery, menunjukkan tingkat kepercayaan diri mereka dalam mengendalikan situasi.

Skandal ini telah mencapai tahap yang lebih serius, melibatkan intelijen negara. Jika hacker tidak memiliki itikad baik, mereka bisa saja diincar oleh pihak berwenang secara diam-diam.

Dua ancaman utama yang muncul adalah kemungkinan data yang telah disalin tidak benar-benar dihapus dan pertanyaan apakah pengejaran terhadap hacker akan berhenti jika kunci enkripsi diberikan.

Skandal ini mengungkap kelemahan mendasar dalam sistem keamanan data nasional dan menunjukkan perlunya reformasi besar-besaran dalam cara pemerintah menangani data pribadi warga negaranya.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiarkan Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline47 menit lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline54 menit lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline1 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle4 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle5 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle6 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional6 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle7 jam lalu
Skandal Pembobolan Data Negara: Kominfo Tidak Minta Maaf, Hacker yang Minta Maaf | Pasundan Ekspres