Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|15:33 WIB
Bagikan:
Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat
Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat (Image From: Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Cek tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Hari Raya Iduladha menjadi salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Pada hari besar tersebut, umat Islam dianjurkan untuk berkurban sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial kepada sesama. Karena itu, memilih hewan kurban tidak boleh dilakukan sembarangan.

Selain harus memenuhi syarat sah secara syariat, hewan kurban juga sebaiknya dalam kondisi sehat dan berkualitas baik.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang bingung menentukan hewan kurban yang tepat, terutama bagi yang baru pertama kali membeli sapi, kambing, atau domba untuk kurban.

Agar tidak salah pilih, simak beberapa tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat Islam.

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat 

Berikut ini adalah beberapa tips memilih hewan kurban. 

1. Pastikan Umur Hewan Kurban Sudah Memenuhi Syarat

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah usia hewan kurban. Dalam syariat Islam, hewan kurban memiliki batas usia minimal agar ibadah kurban menjadi sah.

Untuk kambing atau domba, usia minimal yang diperbolehkan adalah satu tahun. Sementara itu, sapi dan kerbau harus berusia minimal dua tahun.

Cara paling mudah mengetahui usia hewan adalah dengan melihat catatan kelahiran ternak dari pemilik atau peternak. Namun jika tidak tersedia, pembeli juga bisa memeriksa kondisi gigi hewan.

Biasanya, kambing dan domba yang sudah berumur sekitar 12 hingga 18 bulan akan mengalami pergantian gigi susu pada bagian depan. Sedangkan sapi dan kerbau mulai mengalami pergantian gigi sekitar usia 22 bulan.

Memastikan usia hewan sangat penting agar kurban yang dilakukan sesuai ketentuan agama.

2. Pilih Hewan Kurban yang Sehat dan Tidak Cacat

Tips berikutnya adalah memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat. Hewan yang sakit atau cacat tidak memenuhi syarat untuk dijadikan kurban.

Beberapa tanda hewan sehat antara lain memiliki bulu bersih dan mengilap, mata cerah, hidung lembap, serta aktif bergerak. Nafsu makan hewan juga biasanya baik dan tidak terlihat lemas.

Sebaliknya, hindari memilih hewan yang menunjukkan gejala sakit seperti:

  • demam,
  • diare,
  • mata cekung,
  • keluar cairan dari hidung,
  • bulu kusam,
  • tubuh lemah,
  • atau terdapat penyakit kulit seperti kudis.

Selain itu, hewan kurban juga tidak boleh memiliki cacat fisik berat, seperti buta sebelah, pincang parah, atau terlalu kurus.

Jika memungkinkan, mintalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada penjual sebagai bukti bahwa ternak telah diperiksa kesehatannya.

3. Jangan Tertipu Perut Besar pada Sapi

Banyak calon pembeli hewan kurban yang masih salah menilai kualitas sapi hanya dari ukuran perutnya. Padahal, sapi dengan perut besar belum tentu memiliki bobot daging yang baik.

Perut buncit pada sapi bisa saja disebabkan oleh penumpukan gas atau isi lambung yang banyak, bukan karena tubuhnya gemuk dan sehat.

Untuk menilai bobot sapi dengan benar, perhatikan bagian dada dan pantat sapi. Sapi yang memiliki dada lebar dan pantat padat biasanya mempunyai massa otot dan daging yang lebih baik.

Selain itu, tubuh sapi yang sehat terlihat proporsional dan tidak terlalu kurus. Tulang rusuk juga tidak tampak menonjol berlebihan.

Memahami cara menilai kondisi fisik sapi sangat penting agar pembeli tidak kecewa setelah mengetahui bobot asli hewan saat penimbangan.

4. Perhatikan Kebersihan Tempat Penjualan

Kondisi lingkungan tempat penjualan hewan kurban juga perlu diperhatikan. Lokasi yang bersih menunjukkan bahwa penjual memperhatikan kesehatan dan perawatan ternaknya.

Hindari membeli hewan di tempat yang kotor, banyak sampah, atau dipenuhi tumpukan kotoran yang tidak dibersihkan. Lingkungan yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko penyakit pada hewan.

Perhatikan juga apakah kandang memiliki sirkulasi udara yang baik dan hewan mendapatkan cukup makanan serta air minum.

Tempat penjualan yang bersih biasanya membuat hewan lebih nyaman dan sehat. Kondisi tersebut tentu menjadi nilai tambah bagi calon pembeli.

5. Pilih Penjual Hewan Kurban Terpercaya

Membeli hewan kurban dari penjual terpercaya dapat membantu mengurangi risiko mendapatkan hewan yang tidak sehat atau tidak memenuhi syarat.

Pilih penjual yang terbuka dalam memberikan informasi mengenai usia, kesehatan, hingga asal ternak. Penjual profesional biasanya juga memiliki dokumen kesehatan hewan dan bersedia menjelaskan kondisi ternak secara detail.

Jika memungkinkan, belilah hewan kurban di peternakan atau tempat penjualan resmi yang sudah memiliki izin dari dinas terkait.

Selain lebih aman, pembeli juga bisa mendapatkan edukasi tentang cara memilih hewan kurban yang baik dan sesuai syariat.

Itulah mengenai tips memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. 

Memilih hewan kurban bukan hanya soal ukuran atau harga, tapi juga menyangkut kualitas dan kelayakan hewan tersebut untuk ibadah kurban.

Karena itu, penting bagi calon pembeli untuk memperhatikan usia hewan, kondisi kesehatan, bentuk fisik, hingga kebersihan lingkungan tempat penjualan.

(ipa)

Berita Terbaru

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga1 jam lalu
Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Terkumpul Rp5,2 Juta, Infaq ASN RSUD Ciereng Fokus untuk Kesehatan

Subang1 jam lalu
Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Jumah Berkah, DPD Golkar Purwakarta Berbagi Nasi Kotak

Purwakarta2 jam lalu
Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Sertifikat K3 untuk Melamar Kerja di Subang: Syarat, Manfaat, dan Cara Mendapatkannya

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Warga Dukung untuk Jabat Kedua Kalinya, Endi Sonjaya Kembali Nyalon Kades Kalentambo Subang

Subang2 jam lalu
Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional3 jam lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang4 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional4 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional5 jam lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline5 jam lalu